loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Bupati Karo Bersama Warga Desa Berastepu Beraudensi ke Kemensos RI

Tim Redaksi: Rabu, 03 Oktober 2018 | 01:48 WIB

Bupati Karo Bersama Warga Desa Berastepu Beraudensi Ke Kemensos RI

Karo - Bupati Karo  Terkelin Brahmana, SH didampingi, Ferianta Purba, SE, Jidin Ginting,SH, Drs.Jhon Karya Sukatendel, Firdaus Sitepu, Jun Arief Bangun ,SE, Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD Karo, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Kabid Usaha Purba , Camat Simpang Empat Amsah Perangin Angin,Kades Berastepu Gemok Sitepu, Esron Meilala, Pelita Sitepu warga Berastepu ,beraudensi ke kantor Kemensos (2/10) pukul 10.00 wib Jalan Salemba Raya No.28, RT.5/RW.6, Kenari, Senen, RT.5/RW.6, Kenari, Senen, Kota Jakarta Pusat.

Audensi itu merupakan tindak lanjut dari keputusan bersama antara Pemkab Karo, DPRD Karo dan kepala Desa  Berastepu Gemok Sitepu serta perwakilan Masyarakat Berastepu Esron Meilala , Pelita Sitepu saat masyarakat Desa Berastepu yang tergabung dalam 348 KK /1.019 jiwa menggelar aksi demo ke Kantor Pemda Karo (24/9) minggu yang lalu, yang menuntut " JADUP" (Jaminan Hidup)  belum diterima tahun 2018, sehingga ingin meminta kejelasan kepada Kemensos RI.

Anggota DPRD Karo , menguraikan diawal pembicaraan  secara singkat maksud kedatangan Rombongan , ingin menanyakan terkait penyaluran Jadup Tahap ke II termin ke 3 khusus untuk masyarakat Desa Berastepu."Sampai sekarang belum menerima, dan mohon kepada Ibu Kasubdit memberikan penjelasan apa kendala agar DPRD karo dan Pemkab Karo, dapat memahami masalah tersebut, dan bisa kami aplikasikan nantinya kepada Masyarakat Berastepu Khususnya,"ujar Thomas

Menanggapi hal tersebut diatas , Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Kemensos, Tetrie Darwis didampingi  Ari wibowo Stafnya , mengatakan bahwa pihak Kemensos telah menerima proposal dari Pemkab Karo pengusulan jaminan hidup By Name By Addres Hunian Tetap Tahap II pengungsi Gunung Sinabung tertanggal 14 Mei 2018," Sebut Tetrie

"Pada prinsipnya pihak kemensos telah mencatat dan  memproses pengajuan tersebut, namun ditanya waktu dan kapan akan disalurkan, saya belum bisa menjawab, akan tetapi kemungkinan kemensos akan cairkan. Berikan kami waktu, sebab saat ini kemensos butuh skala prioritas ke daerah daerah lain, mengingat beruntunnya bencana alama terjadi di Indonesia, setelah lombok, muncul lagi daerah Palu, jadi hampir semua kemensos fokus ke Daerah Palu termasuk semua anggaran tersedot kesana,"ujarnya

"Untuk Karo  bersabarlah,  apa yang masyarakat Berastepu keluhkan kami sudah tahu,jangan terus disalahkan pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah belum tersalurnya,  baik terkait Jadup, alat alat isi perabot rumah Hunian , dan bantuan Rehabilitasi anak anak pengungsi semua sudah kita catat, namun yang akan di prioritaskan Jadup dan bantuan Rehabilitas anak anak pengungsi," jelasnya.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan kepada Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Kemensos, Tetrie Darwis,sangat  berterimakasih atas bersedianya menerima rombongan dari pemkab Karo, dimana pihak kemensos sebenarnya sudah mencatat dan akan merealisaiskannya, seiring waktu dan kondisi bencana di daerah Indonesia saat ini juga terjadi, kita tahu daerah Palu kemensos lebih fokus ke objek tersebut.

"Kami pemkab karo dan DPRD Karo memahami dan menyadari segala upaya dan kepedulian Kemensos, akan tetapi adanya  desakan Masyarakat Berastepu yang mengalir terus bertanya dan bertanya, sehingga kami datang untuk kembali mengkomunikasikan, agar perwakilan yang ikut dari pihak Masyarakat akan tahu persoalan yang sebenarnya, terjadi dan penyebab kendala   belum tersalurkan Jaminan Hidup Tahap II termin 3 , mudah mudahan dengan adanya masukan dan saran yang diberikan kemensos, pihak perwakilan dapat menymapikan hasil pertemuan tersebut kemasyarakat, ini harapan kita," kata Terkelin Brahmana.

Kepala desa Berastepu Gemok Sitepu  mengatakan , kepada Ibu Kasubdit Tetrie Darwis memohon,  walaupun pihak kemensos tidak menentukan tanggal, waktu  dan hari pencairan Jadup, atas nama masyarakat Berastepu. "Saya menyampaikan , tolong lah bu, kalau bisa jangan habis tahun 2018 ini, sudah bisa  dicairkan kemensos.Kedepan apa yang disampaikan Ibu Kasubdit akan saya kordinasikan dengan masyarakat saya, jika memang dana ADD dapat dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat hal hal yang mendesak,ini sebagai masukan bagi saya selaku Kades," ujarnya.

Dalam pertemuan itu diketahui bahwa Kemensos telah menyediakan  Bantuan Rehabilitas bagi Anak Pengungsi sebanyak 1000 orang akan disalurkan.

irektur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Edi Suharto mengatakan terkait penyaluran bantuan Rehabilitasi  anak anak pengungsi, sudah  kita setujui, masalah bajatnya belum saya sebutkan sekarang, nanti tekhnisnya penyaluran kita akan buatkan perkelompok kelompok, yang penting uang bantuan tersebut akan pasti cairkan, " ujarnya singkat.(ms.keloko)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html