Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

BMKG Sosilisasikan Aplikasi Peringatan Dini Bencana Alam di Bandara Kualanamu

Tim Redaksi: Jumat, 19 Oktober 2018 | 13:20 WIB

Sosialisasi
Kualanamu : Badan meteorologi dan Geofisika Kelas I Bandara Kualanamu Deliserdang meluncurkan Aplikasi City Watch yang bertujuan untuk memberikan informasi peringatan dini gempa dan informasi cuaca.

Peluncuran aplikasi ini dilakukan hari ini, Jumat (19/10/2018) bersama Anggota DPR RI Parlindungan Purba, Pejabat BMKG, Otoritas Bandara, BPBD Sumut, Pejabat PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu dan Airnavigasi Wilayah Medan.

Kepala Balai Besar BMKG Wilayah I   Edison Kurniawan  mengatakan, peluncuran aplikasi informasi ini tujuannya adalah memberikan informasi pada masyarakat terkait fenomena alam yang terjadi bila terjadi gempa, kondisi aktivitas gunung juga sarana edukasi pada masyarakat bagaimana melakukan penyelamatan diri bila terjadi bencana.

"Ini masih dalam tahapan  softlouncing, nantinya akan dibentuk tim khusus melakukan pendataan. Ini tidak pakai biaya BMKG namun bantuan dari Perusahaan pembuat Aplikasi ini dari Jepang," katanya.

Excekutive General Maneger Bandara Kualanamu Bayuh Iswantoro menyampaikan kalau PT Angkasa Pura II akan membantu gerakan sosialisasi ini.

"Ada 4 titik layar Flight Data System yang disiapkan untuk menampilkan sosialisasi ini, diantaranya diatas pintu kedatangan Domestik, Internasional, Area keberangkatan dan pintu keluar terminal bandara depan Stasiun Kereta Bandara, titik tersebut merupakan lokasi yang banyak dilalui penumpang dan masyarakat lainnya," pungkas Bayuh.


Hal yang sama dikatakan Anggota DPD RI Parlindungan purba saat melakukan peninjauan pemasangan Aplikasi peringatan dini bencana, monitor cuaca serta informasi seputar tatacara penyelamatan diri saat terjadi bencana di terminal bandara kualanamu.

"Aplikasi ini sangat bermanfaat dan masyarakat dapat terbantu pengetahuan bila terjadi bencana dan gangguan alam lainnya selain itu ada cara cara menyelamatkan diri ditampilkan itu sangat bermanfaat , baiknya aplikasi ini memang dapat dikembangkan dam di pasang ditempat tempat dimana masyarakat banyak melihat," pungkas Parlin.(wan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html