loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Blangko e-KTP Diasahan Tinggal 700 Lembar

Tim Redaksi: Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:44 WIB

Suasana di Dukcapil Asahan


KISARAN - Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan tegakkan peraturan.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati usai melakukan kunjungan ke dinas setempat untuk mengevaluasi kinerja Dukcapil Asahan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Kadis Kominfo Asahan Rahmad Hidayat Siregar kepada wartawan, Senin (8/10/2018) sekira pukul 11.00 wib.

Bupati sudah meminta kepada pejabat terkait untuk dilakukan percepatan percetakan e KTP. Bila ada blangko segera cetak bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Rahmad Hidayat menyampaikan ucapan Bupati saat mengunjungi kantor Dukcapil beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pelayanan dukcapil harus prima, hal ini untuk mensukseskan roda Pemerintahan di Kabupaten Asahan dibidang pelayanan masyarakat khususnya pelayanan administrasi kependudukan.

Maka itu bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen kependudukan harus lengkap sesuai syarat dan aturan. “Persoalan dokumen bisa saja menjadi persoalan dimasa akan datang. Maka itu saya minta lengkapilah dokumennya,” ungkap dayat.

Bupati Asahan juga meminta pejabat Dukcapil untuk memperbaiki alat-alat yang rusak dalam pengurusan administrasi kependudukan sehingga masyarakat tidak mengalami kendala dalam pengurusannya.

Selain itu lanjut Dayat lagi, seluruh staf Dukcapil untuk tidak memilih-milih masyarakat dalam pengurusan administrasi kependudukan.Untuk memperlancar pencetakan e KTP, Dukcapil diminta agar terus berkordinasi dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri untuk penyediaan blanko di Kabupaten Asahan, karena hingga kini balangko e KTP tinggal 700 lembar.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Supriyanto menyatakan pihaknya akan berusaha keras menertibkan jalur dokumen kependudukan masyarakat yang masuk ke Dukcapil sehingga kebutuhan masyarakat terhadap dokumen bisa segera diterima dengan cepat. “Kalau lengkap pasti selesai dengan waktu yang telah ditentukan,” ucap Supriyanto.(rial)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html