loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Ini yang Menjadi Fokus Edy-Ijeck Pimpin Sumut

Tim Redaksi: Rabu, 05 September 2018 | 16:33 WIB

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan wakilnya Musa Rajekshah alias Ijeck baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (5/9/18). Ditanyai tentang program 100 hari ke depan, Edy sudah menyiapkan beberapa program prioritas.

Mantan Pangkostrad itu mengatakan, program prioritas itu sudah masuk dalam visi misinya bersama Ijeck. Mulai dari problem ketenagakerjaan di Sumut hingga soal pendidikan.

"Pertama konsolidasi saya cek kembali organisasi dan karena saya nanti harus segera tahu siapa berbuat apa dia harus jelas," ujar Edy usai pelantikan.

Menurut dia, beberapa program prioritas itu sudah dilakukan kajian, sehinngga program itu yang dipilih dan difokuskan 100 hari mendatang.

"Seratus hari pondasi mempelajari tentang ketenagakerjaan. Karena Sumatera Utara sangat berharap tentang itu. Yang kedua adalah pendidikan," ujarnya.

Yang ketiga, lanjut Ketua Umum PSSI itu, adalah masalah kesehatan. Selanjutnya adalah infrastruktur.

"Kalau anda anda semua orang Sumatera Utara bicarakan soal infrastruktur sebagian sudah tahu," ujarnya.

Yang terakhir menjadi program prioritas Edy adalah soal agraria. Karena Sumut merupakan provinsi agraris yang masih banyak memiliki lahan pertanian.

Sebelum dilantik, Edy sudah mendapat tantangan dari publik. Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara menantang Rdy menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Sumut. Terlebij konflik agraria yang hingga kini masih seperti gunung es.

"Kita menyoroti kasus eks HGU PTPN II, gunernur 0unya kewenangan dalam konflik yanv sudah menahun tersebut," kata Koordinator KontraS Sumut Amin Multazam Lubis.

Untuk diketahui, Edy-Ijevk berhasil memenangi pilgub Sumut melawan rivalnya pasangan Djarot Saidul Hidayat-Sihar Sitorus. Hasil akhir rekapitulasi, pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) memperoleh 3.291.137 suara atau 57,6% dari 5.716.097 suara sah. Mereka unggul jauh dari rivalnya, pasangan nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) yang mendapatkan 2.424.960 suara atau 42,4% dari suara sah.(dra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html