loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Ini Andalan Aceh Jaya di Festival Kuliner PKA ke-7

Tim Redaksi: Rabu, 08 Agustus 2018 | 22:13 WIB

Ketua Dekranasda Aceh Jaya Ernani Wijaya memaparkan kuliner andalan

BANDA ACEH-Ketua Dekranasda Aceh Jaya Ernani Wijaya bersama Bupati Drs H T Irfan Tb dan Wakil Bupati Tgk Yusri Sofyan beserta istri menghadiri festival kuliner pada rangkaian kegiatan PKA ke 7. Acara itu berlangsung di area komplek taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Selasa (7/8/2018).

Festival kuliner dengan tema “Eksibisi hidangan Khas Khanduri kematian” berlangsung alot. Di mana masing-masing Kabupaten/ Kota memaparkan hidangan khas khanduri kematian.

Untuk Kabupaten Aceh Jaya, pemaparan dilakukan oleh ketua Dekranasda Aceh Jaya Ernani Wijaya. Menurutnya di Kabupaten Aceh Jaya, khanduri dilakukan selama tujuh hari. Pada hari khanduri tersebut, berbagai macam hidangan disajikan untuk para tamu yang berkujung ke rumah duka. Sedangkan yang paling populer di Aceh Jaya adalah Gulee Bak Empeuk Teupelemak dan Gule Kreung Bak Kala. Begitu pun ada juga masakan andalan lainnya seperti Gule Jruek Boh Rutek Teu Sambai.

Kemudian lebih janjut dalam paparannya Ernani menerangkan juga tentang makanan seperti tape dan lemang yang disajikan pada hari ketiga. Sedangkan Ie Bu Puteh yang disajikan pada hari ke tujuh kematian. Semua masakan tradisional yang telah disebutkan tadi merupakan khas hidangan pada saat prosesi khanduri kematian di Kabupaten Aceh Jaya.

Ketua Dekranasda Aceh Jaya Ernani Wijaya 
“Semoga tradisi masakan khas seperti ini bisa dipertahankan sampai anak cucu kita nantinya,” harap Ernani yang juga Ketua Penggerak PKK Aceh Jaya.

Sebelum dimulainya acara festival kuliner, Ernani Wijaya kepada awak media mengatakan, keikutsertaan Kabupaten Aceh Jaya pada festival kuliner PKA ke 7 tahun ini, panitia sudah menentukan 5 khas kuliner yang akan diperlombakan dari setiap Daerah. “Maka untuk Aceh Jaya kita akan promosikan kuliner Abon Ikan, Sirup Manggrov, Dodol Pidada, Kurma Labu dan Agar Agar Kaca. Khusus untuk abon ikan, masyarakat sudah banyak yang tahu dan meminatinya,” katanya.

Masih disebutkan Ernani Wijaya, Abon Ikan itu memang sudah banyak diminati baik dari Aceh Jaya maupun luar daerah. “Dan Alhamdulillah, Abon Ikan kita sudah pernah meraih juara 2 pada Festival kuliner se-Aceh tahun 2017 kemaren,” ungkap Ernani lagi.

Di samping itu, Ernani Wijaya juga menjelaskan kisaran harga kuliner yang dipromosikan tersebut sangat bervariasi dan terjangkau. Antara lain Kurma Labu Rp20.000, Dodol Pidada Rp10.000, Agar Agar Kaca Rp10.000, Sirup Manggrov kecil Rp15.000 yang besar Rp25.000 dan Abon ikan besar Rp50.000 yang kecil Rp25.000.(darma)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html