loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

RMI NU Diharapkan Jadi Alat Konsolidasi Ponpes NU

Tim Redaksi: Kamis, 05 Juli 2018 | 18:58 WIB

Ketua PC NU Palas kukuhkan kepengurusan RMI NU Palas dirangkai halal bihalal.



Keberadaan Rhabithah Ma'ahadi Islamiyah Nadhatul Ulama (RMI NU) atau istilahnya persatuan Pondok Pesantren (Ponpes) berbasis NU di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) diharapkan dapat menjadi sarana konsolidasi sejumlah ponpes NU yang ada di daerah ini.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua PC NU Kabupaten Palas, H. Syafarudin Hasibuan saat acara memasuki kantor baru NU Palas sekaligus halal bihalal di jajaran NU Palas, Kamis (05/07/2018).

"RMI NU baru pertama sekali dibentuk di Kabupaten Palas, sebagai lembaga departementasi NU Palas dengan program prioritas sebagai sarana konsolidasi antar seluruh ponpes se-Palas, yang saat ini jumlahnya sebanyak 30 Ponpes NU," lanjutnya.

"Kepada Pengurus RMI NU yang baru dikukuhkan agar benar-benar ikhlas dalam berkhidmat di NU ini, jangan hanya rencana-rencana saja. Program tidak usah banyak yang penting terealisasi. PC NU Palas akan sepenuhnya mendukung RMI dalam pelaksanaan program-programnya," tambahnya.

Dikesempatan itu ditegaskan H. Syafarudin, keberadaan kantor baru NU ini akan selamanya menjadi milik NU,  tidak akan beralih menjadi milik pribadi.

"Kita smua yang hadir di sini sebagai  saksi. Meskipun keberadaan kantor sudah digunakan, tetapi belum diresmikan karena kondiai gedungnya belum rampung 100 person," ucapnya.

Sementara, Ketua RMI NU Palas, H. Ahmad Sanusi Daulay dalam sambutannya mengatakan, selain sebagai sarana konsolidasi, keberadaan RMI NU di Palas, untuk menjadikan pesantren sebagai sentral gerakan ke NU an atau basis pendidikan islam Aswaja An Nahdliyah.

"Mengupayakan kerjasama dengan semua pihak, khusus pemerintah agar semakin meningkatkan perhatian kepada pesantren termasuk pengadaan unit unit usaha pesantren dalam mewujudkan pesantren yg mandiri," ujarnya.

Selanjutnya, segera memperbanyak cetakan buku Ke NU an yang telah tersedia secara on line di situs NU dan menjadikan mata pelajaran wajib bagi semua pesantren NU.

"RMI NU juga bersinergi dengan seluruh elemen Nahdliyyin, banom dan lembaga lembaga lainnya untuk bersama-sama melakukan kegiatan kaderisasi dan kegiatan sosial keummatan di Palas,  dalam upaya percepatan gerakan jam'iyahnisasi jamaah NU yang mencapai 90 % dari umat muslim di Palas ini," pungkasnya.(pls-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html