Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Peringati HUT Pakpak Bharat ke-15, Bupati Remigo Pimpin Upacara Peletakan Karangan Bunga di Tugu Pemekaran

Tim Redaksi: Jumat, 27 Juli 2018 | 20:33 WIB

Bupati letakkan karangan bunga
Sebagai wujud penghormatan terhadap para pejuang pemekaran Kabupaten Dairi menjadi Kabupaten Pakpak Bharat, dalam rangka memperingati HUT ke-15 Kabupaten Pakpak Bharat, dilakukan Upacara Peletakan Karangan Bunga di Tugu Pemekaran, Jl. Ring Road Pakpak Bharat, yang dipimpin langsung Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA pada Jumat pagi (27/07).

Bupati mengawali langsung peletakan karangan bunga ini, yang diikuti peletakan bunga tangan oleh Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, S.Th, Dandim 0206/Dairi, Letkol (Arh) Hadi Purwanto, SH, bersama perwakilan Forkopimda, perwakilan tokoh pemekaran, pimpinan OPD yang diwakili Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si, perwakilan pemuda oleh Ketua KNPI, Tamba Tinendung dan diakhiri Ketua Panitia Hari Jadi ke-15 Kabupaten Pakpak Bharat, Drs. H. Tekki Angkat.

Dalam sambutannya, Bupati mengutip ucapan founding father negeri ini, yaitu bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenang jasa para pahlawannya, dan para tokoh pemekaran ini juga termasuk sebagai pahlawan, paling tidak untuk Kabupaten ini. “Apresiasi saya setinggi-tingginya kepada para tokoh pemekaran, baik yang telah mendahului kita maupun yang dapat hadir saat ini sebagai sebuah saksi nyata bahwa pernah berjuang seirama dalam mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat sebagai benteng budaya dari suku Pakpak," ucap Bupati.

Di hadapan para undangan acara ini, antara lain para anggota DPRD, jajaran ASN Pemkab Pakpak Bharat, perwakilan instansi vertikal serta pemuka masyarakat, Bupati mengutarakan bahwa perjuangan bersama saat ini akan genap 15 tahun. “Di usia yang masih tergolong muda ini kita harus semakin mempersiapkan diri, karena usia ini yang kita hadapi sekarang harus dirangkaikan dengan trend globalisasi serta isu-isu nasional yang menuntut kita untuk lebih inovatif," sebutnya.

Tak lupa Bupati mengingatkan bahwa hadirnya pemerintah bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan. “Tetapi tidak serta merta beban itu terletak dipundak pemerintah, karena pada dasarnya kesejahteraan menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Untuk itu, mari kita sama-sama berupaya meraihnya dan tidak ada lagi ruang untuk mengeluh," tandasnya seraya mengharapkan kehadiran seluruh pihak menyemarakkan peringatan 15 tahun Kabupaten ini, mulai dari Upacara, Sidang Paripurna, Ramah Tamah, serta Pameran Pembangunan.

Salah seorang tokoh pemekaran, JH Manik, menyampaikan bahwa tujuan pemekaran secara mandiri adalah untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat, memberdayakan masyarakat, serta mencapai kesejahteraan.  “Saat ini, di usia yang ke-15, apa yang kita inginkan sudah terwujud dan semoga bertambah baik lagi ke depannya," pungkasnya dan mengutarakan rasa bangganya mengikuti acara ini. (rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait