Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Masyarakat Tandam Ancam Demo, Oknum Kades Diduga Otaki Pencurian

Tim Redaksi: Kamis, 19 Juli 2018 | 17:48 WIB

Curi kayu
DELISERDANG-Kepala Desa (Kades) Tandem Hilir I, berinisial Her, diduga mencuri kayu jati milik Perkebunan Tandem Hilir 1, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deli Serdang.

Akibat perbuatannya tersebut, Kades yang seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakatnya, malah berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, pihak perkebunan melalui Danton Sekuriti, Sujono, langsung membuat laporan ke Polsek Binjai.

Muhamad Amin (46) warga setempat, mengakui peristiwa penebangan pohon jati milik perkebunan itu terjadi pada Senin (16/7/2018) pagi kemarin di Dusun III, Jalan Batu. Dalam aksinya, Kades menyuruh pekerjanya yang disebut-sebut bernama Wandi.

Penebangan itu, kata Amin, berlangsung  selama dua hari dan sebanyak 16 batang kayu jati berhasil diangkut. "Pohon jati yang berhasil ditebang langsung dibawa ke gudang pengolahan kayu yang tak jauh dari lokasi," beber Amin.

Amin juga membeberkan, masyarakat berencana melakukan aksi di Polsek Binjai jika kasus ini tidak ditindak lanjuti. "Kalau kasusunya jalan ditempat warga udah siap demo ke polsek," beber Amin.

Ketika disinggung kenapa langsung menuding pknum Kades. Diakuinya, kalau mereka (masyarakat) sempat mempertanyakan aksi penebangan. Dan salah seorang pekerja bernama Wandi mengakui kalau mereka hanya orang suruhan.

“Kami cuma pekerja, dan kalau memang permasalahan kayu ini, ya sudah ambil saja, karena kami hanya disuruh Pak Her,” terangnya menirukan perkataan sang pekerja.

Terpisah Oknum Kades berinisial Her saat dikonfirmasi tak kunjung ditemui. Sementara nomor hape yang dihubungi sudah tidak aktif.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Binjai, Ipda  Firdaus, saat dikonfirmasi membenarkan persoalan tersebut. Dan sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Laporannya sudah kita terima. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan," tegas Firdaus. (lkt-1)



Foto








Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait