Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

35 Warga Binaan PT P2WKSS Binjai Ikuti Pelatihan Menjahit

Tim Redaksi: Selasa, 03 Juli 2018 | 15:10 WIB

Wakil Ketua TP PKK Kota Binjai, Erni Mahfullah, saat memberikan araham pelatihan menjahit yang diikuti warga binaan PT P2WKSS yang mengikuti keterampilan menjahit.


Masyarakat Kota Binjai yang tergabung ke dalam warga binaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (PT P2WKSS) mengikuti keterampilan menjahit yang berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 2 sampai 13 Juli mendatang, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Binjai Kota.

Adapun warga binaan PT P2WKSS yang mengikuti pelatihan berasal dari Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, sebanyak 35 orang yang berada di usia produktif menjadi peserta untuk mengikuti pelajaran keterampilan menjahit tersebut.

TP PKK Kota Binjai menyambut baik dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagaimana dipahami bersama, bahwa dalam upaya untuk meningkatkan kedudukan dan peranan wanita dalam pembangunan bangsa, harus didasarkan pada pandangan bahwa wanita merupakan warga negara dan sumber insani pembangunan yang mempunyai kedudukan, hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang sama dengan pria.

Termasuk dalam mengisi pembangunan di segala bidang, seperti kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perempuan memiliki potensi, serta kemampuan dalam mengarahkan kehidupan keluarga dengan baik, sehingga berdampak positif bagi kehidupan masyarakat, hal itu diungkapkan Ketua TP PKK Kota Binjai, melalui Wakil Ketua, Erni Mahfullah, saat memantau pelatihan keterampilan bagi warga binaan PT P2WKSS, di Aula Kantor Kecamatan Binjai Kota, Selasa (3/7/2018).

"Melalui PT P2WKSS, diharapkan dapat meningkatkan peran perempuan dalam keluarga, guna memutus rantai kemiskinan. Melalui kegiatan program pemberdayaan perempuan dengan melakukan kegiatan produktif, agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,"  tegas Erni.

Kegiatan jahit-menjahit bukanlah hal yang mudah, perlu ketekunan dan kerja keras, sehingga dapat benar-benar menjadi mahir. Untuk itu dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian bagi para peserta.

Selain itu dapat menjadikan perempuan tidak hanya sebagai pelaksana urusan domestik rumah tangga, namun juga dapat ikut berperan dalam roda perekonomian keluarga agar dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.(Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait