Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Setelah 5 Hari Menghilang, Warga Parmainan Ditemukan Tewas

Tim Redaksi: Senin, 04 Juni 2018 | 14:24 WIB






Setelah lima hari menghilang dari rumah sejak hari Kamis (31/5/2018) lalu dan membuat warga di desa resah sambil tetap mencari namun tak kunjung ketemu. Akhirnya, pada Senin (4/6/2018) dini hari, sekira pukul 03.00 wib, jasad Pangihutan Hasibuan alias Kancil, warga Desa Parmainan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), berhasil Ditemukan warga sudah menjadi mayat dengan kondisi tubuh yang mengenaskan di pinggir aliran Sungai Sosa. Korban diduga kuat meninggal dunia karena hanyut di sungai.

Informasi dihimpun wartawan dari keluarga korban hanyut tersebut, masing-masing Haposan Hasibuan, Tajul Lubis dan Ibrahim Lubis, ketiga warga Desa Parmainan menyebutkan, almarhum Pangihutan Hasibuan alias Kancil ini pergi dari rumah karena hendak memanen di kebun sawit seberang Sungai Sosa.

"Hari Kamis (31/5/2018) itu, kondisi Sungai Sosa banjir, bang. Adik kita almarhum Pangihutan Hasibuan, berniat akan memanen sawit di kebun seberang Sungai Sosa bersama dengan dua orang kawannya," ungkap Ibrahim.

"Tapi, dua orang kawan adik saya itu membatalkan niat mereka memanen sawit, karena air Sungai Sosa meluap. Adik saya bersama-sama kedua temannya kembali ke rumah, tidak jadi memanen," lanjutnya.

Namun, lanjut Ibrahim, sekira pukul 15.00 wib Alm. Pangihutan Hsb Alias Kancil pergi dari rumah seorang diri, diduga kuat bertekad menyeberangi arus air Sungai Sosa yang sedang meluap, untuk melanjutkan memanen sawit di seberang yang di seberang sungai.

"Sejak saat itu, adik kami tidak kembali ke rumah. Kemudian kami dari pihak keluarga dan sekitar 500-an Warga masyarakat di sini terus mencari adik kami selama lima Hari, sampai pada hari Senin (4/6/2018) sekira pukul 03.00 wib, kami temukan adik kami sudah menjadi mayat mayat, dalam keadaan tersangkut di batang kelapa sawit dan ranting kayu, di pinggir Sungai Sosa yang air sungainya mulai surut," terangnya.

Karena kematian sang adik murni akibat kecelakaan hanyut di aliran Sungai Sosa, kendati kejadian ini tetap dilaporkan kepada apart yang berwenang, namun pihak keluarga bersama masyarakat meminta dan segera memakamkan jenazah korban hanyut tersebut di TPU Desa Parmainan.

Sementara Kapolsek Sosa, AKP Huayan Harahap membenarkan perihal penemuan mayat akibat hanyut di aliran Sungai Sosa di Desa Parmainan tersebut.

"Kami mendapat informasi dari keluarga dan warga masyarakat Desa Parmainan, terkait sudah ditemukannya mayat salah seorang warga Desa Parmainan yang hanyut sejak lima hari yang lalu," kata AKP Huayan Harahap.

Setelah diteliti berdasarkan ciri, perawakan dan pakaian berupa celana yang masih tersisa di tubuh korban, lanjut Kapolsek Sosa, dapat dipastikan bahwa mayat tersebut adalah Warga Desa Huragi korban hanyut di sungai.

Dikatakannya, personil Polsek Sosa turun ke lokasi ditemukannya mayat bersama dokter dan dua orang petugas kesehatan dari Puskesmas Huragi. "Setelah dilakukan visum ET revertum, tidak ditemukan tanda-tanda atau bekas kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.

"Dikarenakan kondisi mayat yang sudah membusuk, dimana keadaan dagingnya mulai lepas dari tulang dan permintaan dari pihak keluarga agar jenazah korban hanyut langsung dimandikan di pinggir sungai dan dikafani untuk kemudian dikebumikan di pemakaman umum Desa Parmainan," tutup AKP Huayan Harahap.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait