Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kapal Tenggelam di Danau Toba, Teman Maya Datangi Rumah Korban

Tim Redaksi: Selasa, 19 Juni 2018 | 15:39 WIB

Keluarga memperlihatkan foto Maya dan keluarga



Ditemukannya identitas Maya Oktaviyanti (17) warga Jalan Gunung Bendahara, Lingkungan I, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, mendapat perhatian dari teman sekolahnya. Gadis yang menimba ilmu pendidikan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Binjai itu diketahui baru lulus tahun 2018 ini.

Usman Fahri (17) bersama tiga teman perempuannya menginjak kaki ke rumah Maya sekitar pukul 08.00 WIB. Dia mengaku, awalnya shock melihat foto yang identitas atau KTP Maya beredar di media sosial sebagai korban hilang dalam insiden KM Sinar Bangun di Danau Toba.

"Kami kira (pergi) tidak sekeluarga, makanya kami datang mau nanyak kabar Maya dengan keluarganya, ternyata dia pergi bersama keluarganya," kata Fahri, Selasa (19/6/19).

Selain beredar di media sosial, kata dia, foto KTP Maya juga beredar di grup WhatsApp BKPRMI Kota Binjai. "Makanya kami datangi ke rumah, rupanya pergi bersama keluarga. Tadi pagi kami dapat infonya," ujar warga Jalan Gunung Jayawijaya, Binjai Selatan ini.

Dia berharap, Maya dan sekeluarga dapat ditemukan dalam kondisi hidup. Sementara, warga sekitar masih memadati kediaman korban hilang tersebut.

"Ayahnya, Erwin jualan sate berkeliling ke arah Namoterasi, mereka tinggal disini sekitar 10 tahunan lebih, karena mereka bukan warga asli soni," pungkasnya.

Diketahui, KM Sinar Bangun tenggelam setelah 30 menit berlayar dari Simanindo-Samosir menuju Tigaras, Kabupaten Simalungun. Sesaat sebelum kapal terbalik dan tenggelam, kapal yang diduga membawa kurang lebih 100-an penumpang dan puluhan sepeda motor itu sempat oleng.

“Saksi menyebutkan bahwa sebelum tenggelam, kapal sudah mulai dipenuhi oleh air pada bagian bawah kapal,” tambah pejabat berwenang.

Hingga kini pihak Basarnas dan Kepolisian masih mencari korban yang tenggelam di Danau Toba. Jumlah korban yang selamat dievakuasi sudah 19 orang. Sedangkan yang meninggal dunia satu orang. Yang hilang mencapai 85 orang.(hendra)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait