loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Penumpang Keluhkan Antrian Panjang di SCP Bandara Kualanamu

Tim Redaksi: Selasa, 15 Mei 2018 | 18:35 WIB


Penumpang pesawat ke berbagai tujuan mengeluh terjadinya antrian panjang akibat lambannya pemeriksaan pada penumpang di area Security Checkpoint (SCP) lantai II menuju terminal ruang tunggu keberangkatan Bandara Kualanamu, Selasa (15/5/2018).

Kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan karena bisa berdampak ketertinggalan pesawat. Apa lagi kondisi ini sudah sering terjadi, pada jam tertentu.
Hendaknya petugas terkait cepat melakukan antisipasi sehingga hal seperti ini tidak terus terulang.

"Kita sudah antri di beberapa area saat memasuki terminal, apa gak takut ketinggalan pesawat kalau seperti ini terus," kata Asrin, salah seorang penumpang tujuan Jakarta.

Dirinya juga berharap kondisi ini tidak berulang sehingga tidak menimbulkan ketidaknyamanan. Tetapi kalau memang itu tidak terhindarkan, maunya ada solusi dengan membuat jalur alternatif sehingga antrian tidak terlalu panjang seperti ini.

"Kondisi saat ini menjelang hari besar keagamaan yaitu Ramadhan dan Idul Fitri yang akan disertai lonjakan penumpang akan terjadi sewaktu-waktu. Sehingga diperlukan antisipasi yang lebih efektif sehingga antrian panjang dapat terurai baik dipintu masuk, counter check in tiket dan area pemeriksaan Bandara Kualanamu," harap Asrin.

Manager humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto yang dikonfirmasi terkait hal tersebut, mengaku kondisi itu terjadi tidak lain pasca insiden bom bunuh diri di Surabaya.

Menurut Wisnu, Dirjen Hubungan Udara menginstruksikan kepada seluruh Bandar Udara (Bandara) termasuk Bandara Kualanamu untuk melakukan peningkatan kewaspadaan keamanan melalui Instruksi Dirjen Hubud Nomor : INST 03 TAHUN 2018 tentang Peningkatan Kewaspadaan Keamanan Penerbangan di Bandar Udara tanggal 14 Mei 2018.

"Untuk itu dimohon pengertian dan kerjasamanya agar proses pemeriksaan dimaksud menjadi lebih cepat dan diharapkan agar calon penumpang dapat lebih awal datang ke bandara untuk menghindari kemungkinan antrian panjang dan keterlambatan penerbangan karena proses pemeriksaan tersebut," tegas Wisnu. (Manahan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html