loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Lompat ke Kontainer, Pembajak Sopir Tewas

Tim Redaksi: Sabtu, 26 Mei 2018 | 17:57 WIB

Jenasah Suhendra



BELAWAN - Diduga mau membajak sopir truk, Suhendra (40) tewas setelah melompat dari Jembatan Layang Seruwai ke Truk Kontainer di Jalan Tol Km 7, Kecamatan Medan Labuhan. Tewasnya pria yang menetap di Jalan Platina IV‎, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli telah dievakuasi petugas Polsek Medan Labuhan ke RS Bhayangkara Medan, Sabtu (26/5).

 Informasi diperoleh menyebutkan, Truk Kontainer BK 9716 XB yang disopiri oleh Sofian melintas di Jalan Tol dari Belawan menuju ke KIM. Tak disangka, ketika melewati jembatan layang Seruwai, Suhendra diduga ingin melakukan tindakan kejahatan melompat dari jembatan layang ke atas kontainer.

 Perbuatan yang dilakukan Suhendra tidak diketahui oleh sopir, setelah berjarak sekitar 400 meter, warga meneriaki ke arah sopir ada orang tergeletak di atas kontainer yang disopiri Sofian.

 Lantas, sopir truk berusia 29 tahun itu berhenti mengecek ke atas kontainer, ternyata dilihat suhendra telah tewas dengan kepala pecah. Kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan.

 Pihak kepolisian yang datang langsung melakukan olah TKP, kondisi korban yang tewas dibawa ke RSU Bhayangkara Medan‎ untuk dilakukan visum.

 Tak berapa lama, ternyata pihak keluarga mendengar Suhendra telah tewas. Oleh keluarga langsung menjemput jenazah korban untuk disemayamkan ke rumah duka.

 Paman korban, M Karim kepada polisi mengaku, selama ini korban sudah berpisah dengan istrinya selama 3 tahun, selama ini korban tidak memiliki pekerjaan sehingga nekat menjadi lawa - lawa di Kampung Salam, Belawan.

 "Keponakan saya ini memang lasak, dia (korban) selalu mangkal di Kampung Salam, sehari - hari jadi lawa - lawa, kerjanya tak menentu, bisa jadi dia (korban) meninggal karena melompat ke atas kontainer," cerita Karim kepada polisi sambil menolak jenazah untuk diautopsi.

 Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan saksi, dugaan kuat korban tewas karena kelalaian melompat ke atas kontainer.

 "Pihak keluarga tidak keberatan, jenazah tidak diautopsi, keterangan keluarga korban selama ini lawa - lawa, dari kesimpulan kita korban diduga tewas setelah melompat ke konateiner sehingga kepalanya pecah," jelas Bonar. (mu-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html