Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Innalillahi...! Polisi yang Diserang Teroris di Polda Riau Akhirnya Tewas

Tim Redaksi: Rabu, 16 Mei 2018 | 13:33 WIB


Ipda H Auzar


Setelah menjalani perawatan beberapa menit, akhirnya Ipda H Auzar menghembuskan nafas terakhir. Perwira polisi ini terluka akibat serangan teroris di pintu masuk Polda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi.

Kabar tewasnya Ipda H Auzar pun menjadi tranding topik di media sosial, termasuk fascebook. Seperti yang disampaikan sejumlah akun, di antaranya oleh Anton Juliztyo dan Mario Caros Calow. Berikut pesan dinding mereka yang dicopy redaksi:

Innalillahi Wainnahilai Rojiun.
Telah berpulang ke rahmatullah IPDA H. Auzar, pukul 10:00 WIB tadi di ICU RS Bhayangkari Riau.
Alm adalah salah seorang korban serangan teroris di Mapolda Riau pukul 09:00 WIB pagi tadi.
Semoga Allah mengampuni segala dosa2 alm, dilapangkan kuburnya, diterima amal dan ibadahnya, dan dimaskukkan ke Surga-Nya, dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan kekuatan...Aamiin...

Seperti diberitakan, telah terjadi serangan oleh kelompok teroris ke Markas Polda Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru pada Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00 wib tadi.

Pagi itu, mobil Toyota Avanza warna putih hendak masuk ke Mapolda Riau melalui pintu pagar. Pada saat mau dilakukan pemeriksaan terhadap mobil, tiba-tiba keluar dari dalam seorang laki-laki sambil menggunakan samurai dan mengejar polisi yang berjaga.

Lalu seorang laki-laki tersebut berhasil dilumpuhkan dengan tembakan oleh Polisi yang bertugas. Sembari itu, mobil Avanza tersebut melintas di halaman Mapolda Riau dan juga keluar 2 orang laki-laki dari dalam mobil dan bermaksud menyerang anggota Polri kembali, namun bisa dilumpuhkan  hingga dua orang tewas di tempat.

Mobil itu juga sempat menabrak anggota Polri, yakni Ipda H Auzar yang baru selesai menunaikan Sholat dan melukai seorang wartawan yang sedang hendak melakukan peliputan. Namun akhirnya bisa dihentikan dan diamankan.

Informasi lain menyebutkan, satu dari anggota teroris yang dilumpuhkan itu bernama Pangah, diduga sindikat dari JAD. Selain itu juga dikabarkan ada 4 orang pelaku yang berhasil melarikan diri dari kejadian itu.(red)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait