Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Andar Apresiasi 17 Santri Ponpes "PEMADU" Paluta Masuk PTN Bertaraf Nasional

Tim Redaksi: Senin, 14 Mei 2018 | 21:23 WIB


Yayasan Pondok Pesanten (Ponpes) Modern Al Hasymyah Darul Ulum (PEMADU) Desa sipaho, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (14/5/2018) melaksanakan pengkhataman santri dan syukuran   sekaligus penyematan tanda lulus tahun 2017-2018, dilaksanakan di Gedung Aula  Ponpes tersebut.

Acara tersebut tampak dihadiri Pasangan Calon Bupati Paluta Andar Amin Harahap dan  H.Hariro Harahap (An-Har), Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap M.Si, Anggota DPRD Paluta Toguan Harahap, Sekda Paluta Burhan Harahap, Kepala Kantor Kemenag Paluta Permohonan Siregar, Camat Halongonan M.Kaddafi Nasution SSTP, Ketua KONI Paluta Henri Bosar Harahap, Polsek Padang Bolak, Humas PEMADU Kari Soagahon Harahap, Kepala desa Sipaho, MUI Paluta, Alim Ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta para orangtua santri.

Sebelum dilaksanakan proses pengkhataman, kegiatan ini diawali pembacaan kitab suci Al-quran oleh santri dan dilanjutkan penampilan Nasyid dan Puisi para yang di bawakan oleh para  santri.

Pimpinan Yayasan PEMADU, H.Awaluddin Habibi Siregar, mengatakan, untuk tahun pendidikan 2017-2018 ini, dikhatamkan terdiri dari Tingkat MTs sebanyak 149 santri dan tingkat MAs sebanyak 67 santri serta dari jumlah 67 santri MAs yang dikhatamkan di lingkungan Ponpes PEMADU sebanyak 17 santri diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Kepada santri Aliyah yang telah dikhatamkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan dapat menjadi contoh santri berakhlak mulia dan berkualitas dan sebgai Alumni PEMADU, agar bisa menjaga nama baik Ponpes Pemadu di manapun berada nantinya," katanya.

Dalam paparannya, H.Awaluddin Habibi Siregar juga menyampaikan beberapa aspirasi kepada Pemkab Paluta yang di harapkannya untuk menunjang aktifitas pendidikan di pondok pesantren yang dipimpimpinnya.

Ia juga berharap  pemerintah kabupaten Paluta agar terus memperhatikan dan mendukung perkembangan sarana dan prasarana pendukung belajar mengajar di Pondok Pesantren PEMADU.

Cabup Paluta Andar Amin Harahap yang hadir di lokasi turut memberikan motivasi kepada santri yang di khatamkan. 

"Pengembangan kualitas pendidikan agama khususnya menempati peran sangat penting dan strategis bagi kelangsungan kehidupan bermasyarakat dan Pondok Pesantren PEMADU adalah sekolah kebanggaan Masyarakat Paluta," kata Andar.

Lebih lanjut, Andar juga memberikan pesan pesan motivasi kepada santri Madrasah Aliyah yang akan meninggalkan pondok pesantren PEMADU.

"Kepada anak-anak kami santri dan santriah Aliyah yang akan segera meninggalkan Ponpes PEMADU agar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan bagi anak-anak kami, tapi ini adalah awal dari perjuangan anak-anak kami untuk menentukan masa depan dan modal untuk meraih apa yang di cita-citakan," papar Andar.

Andar juga sempat memberikan apresiasi dan dukungan kepada 17 santri Madrasah Aliyah yang telah diterima di beberapa  Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bertaraf Nasional.

Sementara, Sekda Kabupaten Paluta Burhan Harahap dalam paparannya berharap agar santri PEMADU dapat terus berpacu meningkatkan kualitas unggul yang mampu membekali ilmu pengetahuan teknologi serta keterampilan hidup yang didasari oleh nilai-nilai agama atau moralitas yang tinggi.

Dia juga mengakui, bahwa santri lulusan Ponpes PEMADU telah mampu mencetak santri yang berkarakter islami dan mampu menjalani kehidupan nyata di tengah tengah masyarakat secara memadai, seimbang dan kompetitif.

Selain itu, Sekda Paluta juga meminta, kepada pengurus yayasan PEMADU dan orangtua santri dapat mendukung pengembangan ilmu agama yang membentuk ketaqwaan dan keimanan yang lebih baik.

"Saya menyakini santri dapat berkontribusi membangun citra lembaga pendidikan islam di Kabupaten Paluta di masa depan," ungkapnya.

Dalam pidato penutupnya, Burhan juga menyampaikan informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Paluta akan segera merealisasikan bantuan transportasi angkutan Bus bersumber dari APBD Paluta tahun 2018, yang diperuntukkan bagi tim drum band PEMADU.

Terpisah, Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap, dalam tanggapannya terkait aspirasi pimpinan PEMADU beberapa kali telah terjadi insiden kecelakaan lalu lintas saat santri menyeberang di jalan raya Gunung Tua-Langga Payung  yang membelah komplek sekolah yayasan PEMADU.

"Tahun yang lalu ini sempat saya bahas dengan bapak Bupati Paluta, mengingat hampir seribuan santri PEMADU lalu-lalang menyeberang saat aktifitas belajar di jalan lintas yang memisahkan dua lokasi Komplek sekolah ini. Insya Allah di tahun 2019 mendatang akan kita bahas untuk menganggarkan pembangunan jembatan penyeberangan (Fly Over) disini, sehingga  santri bisa terhindari dari laka lantas," ujarnya. (GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait