Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

SSB Klumpang Putra Raih Juara, Sihar: Kalian Masa Depan Sepakbola Sumut..

Tim Redaksi: Rabu, 18 April 2018 | 21:11 WIB


Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara Sihar Sitorus mengapresiasi SSB Klumpang Putra yang sukses menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam turnamen sepakbola Gubernur Cup I - Kepulauan Riau 2018 di Batam.

Apresiasi ini disampaikan Sihar langsung kepada skuad Klumpang Putra saat dirinya berkunjung ke Banjar Sari Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparanpera, Kabupaten Deliserdang, Rabu (18/4/2018). 

"Selamat atas prestasi yang diraih SSB Klumpang Putra. Tingkatkan lagi prestasi yang diraih saat ini, jangan berpuas diri. Yakinkan diri, jika kalian salah satu masa depan sepakbola kita, sepakbola Sumatera Utara," ucap Sihar di hadapan warga.

Di ajang yang diikuti SSB berbagai daerah itu, SSB Klumpang Putra yang ambil bagian di kelompok umur U-11 itu, harus puas di posisi runner-up usai kalah melalui drama adu pinalti 2-1 sesama tim Sumut lain, Popsi Sumut.

Meski menduduki runner-up, SSB Klumpang Putra masih bisa membusungkan dada. Gelar pemain terbaik dan top skor, berhasil disabet anak asuh Ananta itu. Gelar pemain terbaik disematkan pada M Nicko Syahputra dan top skor diraih Dly Royzas atas kontribusinya 13 gol.

Pelatih SSB Klumpang Putra, Ananta, mengatakan, rentetan prestasi sukses diukir anak asuhnya sejak 2009 sampai 2018. Dirinya pun berharap, kelak jika Djarot-Sihar (DJOSS) kelak memimpin Sumut, memiliki perhatian besar terhadap sepakbola.

"Karena wilayah kami pinggir dari Kabupaten Deliserdang dan jauh dari Kota Medan. Kami harapkan adanya perhatian sarana dan prasarana kepada Bapak Sihar," ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, warga juga berharap perhatian paslon nomor urut dua yang diusung PDI Perjuangan dan PPP itu terhadap infrastruktur desa mereka.

Kondisi jalan, jembatan, dan drainase adalah persoalan yang paling dominan dilontarkan warga kepada wakil Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat itu.

"Persoalan infrastruktur memang menjadi perhatian kami dan target kami persoalan itu selesai minimal dalam dua tahun. Dan infrastruktur desa, coba warga koordinasi dulu dengan kepala desa, karena ada anggaran untuk pembangunan desa," pungkas Sihar. (ril)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait