Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kader SPD Gerindra Kota Binjai Pertanyakan Status Kantor

Tim Redaksi: Selasa, 17 April 2018 | 21:26 WIB


Kader Sarjana Penggerak Desa (SPD) Partai Gerindra Kota Binjai kembali mempertanyakan status kantor Partai Gerindra yang berada di jalan Agus Salim, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai.

Irvan Siburian, salah satu Kader Sarjana Penggerak Desa (SPD) Partai Gerindra Kota Binjai mengatakan, hingga saat ini, status kantor Partai Gerindra Kota Binjai belum jelas adanya.

Oleh karena itu, sebagai kader, dirinya bersama teman-teman seperjuangan mempertanyakan status kantor Partai Gerindra yang hingga saat ini tak memiliki aktifitas.

“Kita sama-sama mengetahui kalau pada tanggal 2 Maret 2018 d isalah satu media online, Ketua DPC Partai Gerindra Binjai pernah melakukan konferensi pers yang menyatakan kalau status kantor tersebut masih dalam pinjam pakai, namun, kenapa dalam verifikasi di KPU Binjai disebutkan kalau status kantor tersebut sewa,” jelasnya, Selasa (17/4/2018).

Masih kata Irvan, atas kesimpangsiuran berita terkait status kantor DPC Partai Gerindra Binjai, pihaknya sekali lagi mempertanyakan tentang status tersebut.

Mereka sebagai kader meminta agar Ketua Gerindra Kota Binjai Agus Supriantono memberikan penjelasannya terkait masalah tersebut.

“Kita sebagai kader heran, kenapa kok waktu konferensi pers dibilang status kantor pinjam pakai, namun saat verikasi KPU keluar surat pernyataan kalau status kantor tersebut sewa. Jadi mana yang harus kita percaya, verifikasi KPU atau keterangan Agus Supriantono saat menggelar konferensi pers yang mengatakan status kantor pinjam pakai,” pungkas Irvan.

“Diharapkan kepada DPC Gerindra Binjai agar dapat memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan pernyataan Ketua DPC Gerindra Binjai saat konferensi pers yang menyatakan status kantor itu pinjam pakai, karena data yang dimasukan saat verifikasi ke KPU status kantor tersebut sewa, hal ini terbukti dengan adanya akte notaris sewa yang saat ini dalam proses hukum, sehubungan dengan adanya dugaan pemalsuan tandatangan pemilik rumah (kantor DPC Gerindra, red),” desak Irvan agar DPC Gerindra Binjai segera memberikan penjelasan.

Untuk saat, masih lanjut Irvan, kantor DPC Gerindra Binjai selalu tutup dan tak ada aktifitas, sementara, perekrutan calon legislatif telah dimulai.

“Jadi kemana orang-orang yang ingin mendaftar mengisi datanya, sementara kantor tak ada aktifitas dan selalu tutup, mungkin karena status kantor yang belum jelas, sehingga kantor tersebut tutup dan tak ada aktifitas, oleh karenanya kami mempertanyakan status tersebut,” ungkapnya. (Red).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait