Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

BPJS Sidimpuan Sosialisasi JKN-KIS kepada Relawan Jamkeswatch Tabagsel

Tim Redaksi: Kamis, 19 April 2018 | 17:34 WIB


Jajaran Manajemen BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan menggelar sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada puluhan relawan Jamkeswatch Korda Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Kamis (19/4/2018).

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Padangsidimpuan, Yasmin Ramadan Harahap dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan sosialisasi bersama ini sebagai tindak lanjut dari kordinasi kerja antara BPJS Wilayah Sumut dengan Jamkeswatch Sumut beberapa waktu lalu. 

"Secara kelembagaan, eksistensi Jamkeswatch kami nilai cukup membantu kerja BPJS Kesehatan dalam memberikan pengetahuan tentang BPJS Kesehatan kepada masyarakat luas," ujarnya.

"BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan membawahi 5 kepala perwakilan kabupaten/kota, yaitu Padangsidimpuan, Kabupaten Palas, Paluta, Madina dan kabupaten Tapsel. Sama seperti daerah kerjanya Jamkeswatch Korda Tabagsel," lanjutnya.

Diharapkan Yasmin, dengan terlaksananya sosialisasi bersama dengan Tim Relawan Jamkeswatch Korda Tabagsel ini, dapat dibangun sinergitas dan kordinasi kerja yang baik antara BPJS Kesehatan dengan Tim Relawan Jamkeswatch Korda Tabagsel dalam pelaksanaan program JKN-KIS ei masyarakat.

Sementara, Ketua Jamkeswatch Korda Tabagsel, M. Syafii didampingi Sekretaris, Uluan Pardomuan Pane dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada jajaran BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan atas kegiatan bersama ini.

"Ada sebanyak 40 orang Tim Relawan di kepengurusan Jamkeswatch Korda Tabagsel. Hari ini yang ikut kegiatan sosialisasi sebanyak 20 orang yang nantinya akan dikader menjadi Tim Relawan Jamkeswatch untuk 5 daerah kabupaten/kota di wilayah kerja Korda Tabagsel," ucapnya.

"Kedepan, dari sebanyak 40 orang relawan Jamkeswatch di Korda Tabagsel yang sudah ada, akan mengkader dan melahirkan relawan-relawan Jamkeswatch yang baru di Korda Tabagsel, untuk mendukung terlaksananya program JKN-KIS kepada masyarakat," katanya.

Dikatakan M. Syafii, sejarah kehadiran Jamkeswatch di Indonesia adalah sebagai wujud kepedulian relawan-relawan kesehatan, untuk memastikan bahwa program JKN-KIS dapat terlaksana sesuai aturannya. (pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait