loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Pengembang Tak Kantongi Izin Pembangunan 90 Kios di Lahan PT KAI Belawan

Tim Redaksi: Rabu, 14 Maret 2018 | 17:55 WIB



 
Lokasi pembangunan

BELAWAN - Pasca dilakukan pengosongan bangunan liar di areal sekitar Stasiun Kereta Api, Jalan Stasiun, Belawan. Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI), ‎telah memberikan kerja sama operasional (KSO) kepada pengembang untuk membangun 90 kios.

 Anehnya, pembangunan kios dengan ukuran 3,5 X 8 meter yang akan dilaksanakan pihak ketiga yang sudah masuk tahap pengecoran dan penimbunan belum mengantongi izin pembangunan tersebut.

 Pantauan wartawan, Rabu (14/3), menyebutkan, lahan yang sudah kosong sejak dua bulan belakangan ini sudah dilakukan proses pengerjaan oleh pihak pengembang. Pengecoran di areal lokasi sudah dilakukan.

 Tanah yang dijadikan untuk penimbunan sudah menumpuk di areal lokasi. Pembangunan 90 kios untuk dijadikan sebagai areal bisnis perdagangan belum ada plang izin mendirikan bangunan.

 Akibat penimbunan tanah yang sudah menumpuk, sepanjang areal Jalan Stasiun, Belawan, berserakan tanah yang berjatuhan. Sehingga, tanah itu menimbulkan abu yang menyebabkan polusi udara.

 Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk pembangunan 90 kios di areal Stasiun Kereta Api Belawan‎.

 "Benar mas, rencananya akan dibangun 90 kios. Saat ini, pembangunan sedang dimulai dan sudah masuk tahap pengecoran serta penimbunan," kata Sapto.

 Disinggung pembangunan itu belum mengantongi izin, Sapto tak menampik, hanya saja izin yang menjadi tanggung jawab pengembang sudah tahap proses pengurusan.

 "Izin bangunan itu pengembang langsung yang mengurus‎, jadi saat ini izinnya sedang proses pengurusan," jelas Sapto tak banyak komentar.

 Camat Medan Belawan, Ahmad Sp dikonfirmasi soal izin dari bangunan 90 kios, mengatakan, pihaknya akan segera menyurati dan memanggil pihak PT KAI. "Waktu dekat ini akan kita surati dan kita panggil mereka," katanya singkat. (mu-1)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html