loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Warga Pematangsiantar Terserang Penyakit Menular Difteri

Tim Redaksi: Selasa, 06 Februari 2018 | 21:10 WIB


Terkait informasi penyakit menular difteri menyerang warga Pematangsiantar, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar dr Ronal Saragih tidak menyangkalnya. 

"Sampai hari betul, ada satu orang yang terkena suspect difteri. Secara klinis pasien dirujuk ke Rumah Sakit H. Adam Malik, Kota Medan," kata dr Ronal Saragih didampingi Staf Ahli Pemko Siantar Drs Pardamean Silaen di Kantornya, Jalan Sutomo, Selasa (6/2/2018).

Dikatakannya, setelah beredar informasi tentang penyakit difteri di Kota Pematangsiantar, pihaknya langsung melakukan pengecekan, dan menemukan hanya satu orang terserang, yakni berinisial DP (18) warga Lingkungan I, Kampung Kristen Kecamatan Siantar Selatan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1501/ MENKES/PER/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu, apabila ditemukan 1 kasus difteria klinis dinyatakan sebagai KLB.

"Dengan adanya DP (18), itu sudah dianggap Kejadian Luar Biasa (KLB). Oleh karena itu, kita (Dinkes) langsung melakukan survei ke lingkungan I tempat tinggal DP. Selanjutnya akan dilaksanakan pendataan guna memberikan vaksin untuk mencegah penularan yang semakin luas," sebut Ronal Saragih.

Menurut Ronal, untuk mencegah penyebaran difteri tersebut, Dinas Kesehatan Siantar akan melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi di daerah tempat tingal penderita suspect difteri

“Direncanakan pada Jumat (9/2) nanti, kita akan melakukan immunisai (ORI) sebanyak 3 kali kepada warga mulai berumur 2 bulan hingga 18 tahun. Pemberian itu mulai dari pertama kali lalu 1 bulan berikutnya dan bulan ke 6 sejak diberikan pertama kali," ujarnya.

Bagi masyarakat yang memperoleh informasi terkait Difteri, dirinya mengharapkan segera menghubungi rumah sakit dan juga dapat melaporkannya ke nomor 08126300971, 082166427769 dan 081361080922.

"Kita telah berkordinasi bersama BPJS, bahwa  pasien difteri menjadi tanggungjawab BPJS, tidak ada alasan BPJS untuk tidak mengklaim itu," kata Ronal. (JS) 

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html