Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Karang Taruna Belawan Kembangkan Wisata Mangrove

Tim Redaksi: Minggu, 25 Februari 2018 | 18:52 WIB



Dalam mengembangkan ekosistem mangrove yang berada di Sicanang pesisir Pantai Belawan, Karang Taruna ‎Belawan turut berperan mengembangkan hutan bakau yang memiliki potensi wisata. 

Sebagai bentuk kepedulian untuk pengembangan wisata mangrove, seluruh pengurus Karang Taruna Belawan melakukan diskusi terbuka dengan Dosen Managemen Panca Budi, Anwar Asnalin, Minggu (25/2/2018).

Dalam kesempatan ini, Penasehat Karang Taruna Belawan, Kokhim alias Akim mengatakan, kehadiran mereka turun ke areal kawasan mangrove, ingin mengembangkan potensi sumber daya alam yang bisa dijadikan sebagai kawasan wisata mangrove di Belawan.

"Kita berharap, dengan adanya diskusi, untuk membahas dan mengembangkan mangrove di Belawan, agar bisa menghasilkan dampak baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi orang luar," kata Akim.

Begitu juga, Ketua Karang Taruna Belawan, Abdul Rahman mengaku siap peduli mengajak seluruh kader untuk membenahi kawasan mangrove, agar potensi ekonomi, wisata dan ‎sumber penghasilan bagi masyarakat sekitar.

"Jadi, kita siap duduk bersama untuk peduli dengan mangrove ini, agar dapat terpromosikan ke masyarakat luas, ini perlu didukung dengan peran pemerintah. Maka itu, kita harus hadir lebih dulu, agar pemerintah turut serta membantu mengembangkan potensi mangrove di Belawan," ungkap pria yang akrab disapa Atan.

Sementara itu, Dosen Panca Budi, Anwar Asnalin dalam kajiannya, pengembangan wisata mangrove harus dilakukan pembenahan kawasan yang bersih, nyaman dan memiliki sarana umum yang baik.

"Kepedulian sangat diperlukan, ‎maka keterlibatan orang banyak sangat diperlukan, sehingga masyarakat sekitar dapat turut serta akan pentingnya wisata mangrove yang menjadikan pendapatan bagi masyarakat sekitar," terang Anwar. 

Dijelaskan Anwar, dalam program awal pengembangan wisata mangrove harus memiliki sarana ‎kuliner, sarana umum, adanya desain dan sarana pendukung lainnya.

"Kalau program ini dapat disinergikan, maka potensi wisata mangrove dapat berkembang, sehingga pemerintah dapat menjadikan ini aset wisata yang dapat mengembangkan potensi mangrove di Belawan," katanya. (mu-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait