Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Cegah Difteri, Bhayangkari Cabang Simalungun Gelar Suntik Vaksin

Tim Redaksi: Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:44 WIB


Kapolres mengikuti suntik vaksin
SIMALUNGUN - Suspect Difteri yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Simalungun menjadi perhatian Bhayangkari Cabang Simalungun. Oleh sebab itu, Bhayangkari Cabang Simalungun mengadakan kegiatan suntik Vaksin Difteri di lingkungan keluarga personil Polres Simalungun, Sabtu (17/2).

Suntikan vaksinasi bertujuan mengantisipasi penyebaran bakteri corynebacterium diptherias.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada acara pertemuan rutin Bhayangkari cabang Polres Simalungun di Aspol Polres Simalungun.

Dalam pertemuan rutin Bhayangkari, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, S.IK, MH berkesempatan menyampaikan bantuan kepada Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ibu Gloria Uliningtyas Liberty, Se, Akt yang disumbangkan oleh alumni Akademi Kepolisian yang bertugas di Polres Simalungun.

Bhayangkari Cabang Simalungun menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun untuk memberikan vaksin kepada keluarga personil Polres Simalungun.

Pada saat membuka acara, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, S.IK, MH didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ibu Gloria Uliningtyas Liberty, Se, Akt dan Kabid P2P Dinkes Pemkab Simalungun Serubabel Saragih, Skm menyampaikan rasa terimakasih kepada para Bhayangkari atas diadakannya kegiatan tersebut, karena dinilai sangat bermanfaat kepada keluarga dan masyarakat.

“Ini terobosan yang sangat bagus, dimana Keluarga Polres dapat lebih memperhatikan kesehatannya,” kata AKBP Marudut Liberty Panjaitan, S.IK, MH.

Serubabel Saragih, Skm menyampaikan bahwa latar belakang pelaksanaan Vaksin Difteri, karena adanya permintaan dari Bhayangkari Simalungun sehubungan ditemukannya Suspect penderita penyakit Difteri di Desa Silulu Kab. Simalungun.

"Difteri ini menyerang segala usia. Namun yang paling rentan terkena penyakit tersebut adalah orang yang belum pernah menerima imunisasi difteri.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Pemkab Simalungun telah menyiapkan 300 vaksin yang akan diberikan kepada keluarga personil Polres Simalungun yang berusia 7-18 tahun ditambah WUS (Wanita Usia Subur)," ucap Serubabel Saragih.

Lebih lanjut disampaikan Serubabel Saragih, penyakit Difteri disebabkan infeksi bakteri Corynebacterium Diphtheriae dan biasanya menyerang selaput lendir yang terdapat di dalam hidung dan tenggorokan. Sedangkan ciri-ciri penyakit Difteri, mudah dikenali sepert sakit tenggorokan, demam, dan lemas.

“Terdapat selaput berwarna putih keabuan di bagian belakang tenggorokan yang mudah berdarah. Menyebabkan rasa sakit saat menelan, disertai pembengkakan di leher. Hal tersebut menghalangi jalan napas, menyebabkan penderita sulit bernapas. Bahkan dapat merusak ginjal," sebut Serubabel.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cindera mata kepada Kabid P2P Dinkes Pemkab Simalungun oleh Ketua Bhayangkari cabang Simalungun.


Pemberian vaksinasi diikuti Kapolres yang diikuti para Kasat dan seluruh keluarga yang hadir. Tampak sangat antusias untuk menerima suntikan vaksin. seluruh keluarga yang hadir.(JS)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait