Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Penerima Bansos Rastra di Binjai Harus Tepat Sasaran

Tim Redaksi: Rabu, 24 Januari 2018 | 14:38 WIB


Kementerian Sosial telah mengubah subsidi beras miskin (raskin) menjadi beras sejahtera (rastra), dan lebih disempurnakan menjadi bantuan sosial rastra, yang bertujuan lebih memudahkan masyarakat. Untuk semua penerima bansos rastra tidak dipungut biaya. 

"Kini berubah nama dari raskin menjadi rastra, dari berbayar ke tidak berbayar. Di kesempatan ini saya minta untuk melakukan verifikasi kembali penerima bansos rastra, sehingga seluruh penerimanya tepat sasaran," pinta Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto, saat membuka sosialisasi pembagian rastra, di Aula Pemko Binjai, Rabu (24/1/2018).

Kepada seluruh Camat dan Lurah, Otto menugaskan untuk benar-benar teliti dalam melakukan verifikasi penerima bansos rastra, mengingat mereka lah yang lebih mengetahui warganya yang berhak menerima bansos rastra. Kembali diingatkan Otto kepada lurah sebelum menandatangani berita acara serah terima bansos rastra, harus teliti melakukan pengecekan goni per goni dari seluruh beras yang terima, guna mengantisipasi beras yang diterima dalam kondisi rusak.

"Sebelum menandatangani berita acara serah terima harus di cek semua kondisi beras dalam keadaan tidak rusak, kalau ada beras yang kondisinya rusak kembalikan kepada bulog. Pemko tidak mau mendengar adanya kutipan yang dikeluhkan masyarakat, karena bansos rastra gratis, semuanya sudah ditanggung bulog," tegas Otto. 

Sementara, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Binjai, H T Syarifuddin, mengimbau kepada masyarakat, apabila ada yang mendapat beras dengan kondisi tidak baik untuk segera melaporkan kepada Camat atau Lurah, agar segera ditukar. Dinas Sosial sudah membentuk 25 tim yang akan membantu memantau penyaluran, serta verifikasi yang berhak menerima bansos rastra. 

"Pemko juga saat ini sudah membentuk tim koordinasi. Kami sudah membagi daftar nama penerima bansos rastra. Hasil verifikasi tahun ini masih sama dengan penerima bantuan rastra tahun lalu, 6 bulan kedepan kami akan kembali melakukan verifikasi, data di update per enam bulan sekali, hari ini 25 Januari penyaluran bansos rastra akan didistribusikan," ucap Syarifuddin.

Ketua Satker rastra sub Divre Medan, Gabriel Marbun, mengatakan untuk Kota Binjai pendistribusian rastra untuk tahun 2017 dianggap sukses, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan penghargaan raskin award. 

Dijelaskannya, tahun ini bansos rastra yang akan diterima warga dalam kemasan 10 kilogram, berbeda dengan tahun lalu yaitu 15 kilogram, namun untuk tahun ini warga yang menerima bansos rastra tidak dikenakan biaya. Bulog akan mengantarkan bansos rastra sampai ke titik distribusi. 

Biaya angkut dan bongkar seluruhnya ditanggung oleh bulog, ia mengimbau apabila ada warga yang dipungut biaya segera laporkan, pihak bulog akan segera menindaklanjutinya, serta apabila ada beras yang tersalur kurang layak, atau kondisinya tidak bagus juga dilaporkan, dalam tempo dua kali 24 jam bulog akan segera menggantinya.

"Bulog menjamin beras yang akan disalurkan adalah beras yang berkualitas baik, kami yakin untuk pendistribusian Januari telah sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah," ungkap Gabriel. (Ismail)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait