Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Diduga Percikan Mercun, UKM Galery Ulos Sianipar Nyaris Dilalap si Jago Merah

Tim Redaksi: Rabu, 03 Januari 2018 | 15:06 WIB


Warga sekitar yang sedang berusaha memadamkan api yang menyambar atap rumah adat UKM Galery Ulos Sianipar. (jh siahaan/metro-online.co)


MEDAN - Perayaan Malam Tahun Baru dirayakan semua masyarakat di Kota Medan dari semua lapisan. Salah satunya dengan memasang keyboard. Seperti yang dilakukan warga Jalan Menteng II Gang Pendidikan, Medan. Namun, perayaan malam tahun baru tersebut terpaksa dihentikan sementara waktu. Pasalnya, UKM Galery Ulos Sianipar nyaris dilalap sijago merah, Senin (01/01/2018).

Informasi yang diperoleh metro-online.co, saat kejadian tersebut, warga Jalan Menteng II Gg Pendidikan sedang menikmati alunan musik keyboar malam tahun baruan. Tiba-tiba saja, suasana langsung berubah dan musik langsung berhenti. Perubahan tersebut disebabkan warga sekitar melihat kepulan asap putih dari UKM Galery Ulos Sianipar. Sontak saja, Robert Sianipar, pemilik galery bersama warga sekitar yang sedang menikmati alunan musik keyboard langsung berhamburan.

Warga sekitar yang berada tak jauh dari lokasi berlangsungnya musik keyboard malam tahun baruan tersebut langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Warga sekitar pun berhasil memadamkan api dengan alat seadanya. Api tak merembes ke bangunan galery lainnya karena dengan cepat dipadamkan. Menurut informasi yang diperoleh, api berasal dari percikan mercun dan langsung menyambar atap galery rumah adat karena atap terbuat dari ijuk.

"Ada percikan mercu tadi yang jatuh ke atap rumah adat galery. Awalnya hanya asap tapi asapnya semakin tebal. Langsung berteriak ada asap sehingga pemilik galery bersama warga sekitar langsung memadamkan api karena warga dan pemilik usaha sedang menikmati alunan musik tidak jauh dari galery," kata Erwin, salah seorang warga yang saat kejadian sedang menikmati musik perayaan malam tahun baruan.

Hal senada juga diutarakan Eva Siahaan, salah seorang warga sekitar. "Begitu melihat asap, semuanya langsung berhamburan dan memadamkan api," bebernya.

Kuat dugaan, atap rumah adat yang berada diareal pekarangan UKM Galery Ulos Sianipar terlebih dahulu terkena percikan mercun. Atap rumah adat tersebut terbuat dari ijuk, namun, api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembes. Tidak hanya itu, dibawah atap ijuk, pemilik usaha UKM Galery Ulos Sianipar juga sebelumnya telah memasang seng sehingga ijuk tidak langsung terbakar. (jh siahaan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait