loading...

Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

loading...

Sopir Bis Jumbo Ini Nekat Angkut Ganja untuk Tahun Baru

Tim Redaksi: Senin, 25 Desember 2017 | 20:16 WIB







LHOKSEUMAWE-Seorang supir Bis Jumbo ditangkap Polisi Satuan Reskrim Narkoba Polres Lhokseumawe, di Terminal Bus Kota Lhokseumawe. pria berinisial BE (39) ini diamankan setelah didapatkan 4.000 gram/bruto ganja didalam mobilnya.



Tersangka warga Desa Seulalah, Kota Langsa ini diduga ganja tersebut diedarkan untuk menyambut perayaan tahun baru di Kota Langsa.



Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat adanya 1 unit mopen Isuzu Jumbo warna Orenge kombinasi BL 7423 NL yang diduga membawa Narkotika Jenis Ganja kering untuk diedarkan di Kota Langsa.



"Kemudian berdasarkan informasi tersebut langsung menurunkan Tim Opsnal Sat Narkoba untuk melakukan penyelidikan dan kuat dugaan informasi itu benar,"ungkap Iptu Zeska, Minggu pagi (24/12), kepada wartawan.



Lanjutnya, sekitar pukul 16.00 WIB, tim langsung menuju lokasi dan langsung mengamankan serta melakukan penggeledahan terhadap mobil dan supir mobil penumpang tersebut. “ Ketika digeledah tim berhasil menemukan Narkoba jenis ganja."katanya.



Dari hasil penyelidikan, tersangka mengakui barang berisikan ganja tersebut miliknya dan akan di bawa dan diedarkan menyambut perayaan tahun baru di Kota Langsa.



"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 buah karung warna putih yang didalamnya berisikan 6 bungkus yang diduga Narkotika jenis Ganja kering yang dibalut dengan kertas koran dan 7 bungkus am sedang yang diduga Narkotika jenis Ganja kering yang dibalut dengan kertas warna putih dengan berat keseluruhan BB 4000 gram/bruto."jelasnya



Sebut Kasat Narkoba, selain itu juga diamankan 1 unit Hp merek Nokia warna hitam dan 1 unit mobil angkutan umum Jumbo Isuzu warna orange kombinasi dengan BL 7423 NL.



“ Saat ini tersangka dan barang bukti masih dalam proses lidik dan sidik untuk proses hukum lebih lanjut,"tegas Iptu Zeska. (Adi)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait

 
google-site-verification: google2bb360bc5f99c801.html