Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Perkosa Mahasiswi, Anak Mantan Walikota Ini Ditangkap

Tim Redaksi: Jumat, 22 Desember 2017 | 16:29 WIB



LHOKSEUMAWE-Anak mantan Walikota Lhokseumawe, MH alias Mimi (38), warga Cot Sabong, Uteunkot, Lhokseumawe, ditangkap polisi resort Lhokseumawe, Kamis (21/12) sekira pukul 15.00 WIB. Pria yang bertugas di PNS di Setdako Lhokseumawe ini diduga melakukan perkosaan terhadap mahasiswi dan kepemilikan senjata api jenis Pistol.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman mengatakan ditangkapnya tersangka setelah polisi mendapat laporan dari pelapor atau korban berinisial RS (24), mahasiswi asal Desa Lhee, Nurussalam, Aceh Timur, menyebutkan kalau korban diperkosa oleh tersangka.

Atas laporan tersebut, polisi melakukan pengembangan di Ruko milik tersangka. Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan senjata api jenis pistol Merk Baretta Cal. 320 ACP beserta 7 butir peluru  warna hitam yg disimpan di dalam laci meja di sebuah kamar ruko milik tersangka.

“ Korban diperkosa sebanyak tiga kali di ruko milik tersangka,” ujar Kapolres Lhokseumawe, Jumat (22/12), dalam press realease di Mapolres setempat, didampingi Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha.

Kapolres menambahkan, dari keterangan korban atau kronologis kejadian, Kamis (07/12), pelaku berpura-pura mengaku sebagai anggota Polri dan mengelabui korban dengan mengatakan bahwa pelaku sedang melaksanakan operasi narkoba dan akan memeriksa korban yang berkebetulan saat itu korban sedang berjalan dengan temannya yang berinisial AD di waduk kota Lhokseumawe.

Selanjutnya oleh pelaku membawa korban, dan pelaku membawa serta menyekap korban selama satu (1) malam disebuah ruko milik dari pelaku yang selanjutnya mengurung korban dan memperkosa korban sebanyak tiga kali dalam 1 (satu) malam. Pagi harinya korban dilepas dan disuruh antar dengan seorang temannya berinisial Zu alias dun (telah diamankan-red). Akibat kejadian tersebut korban mengalami perih pada vagina dan trauma psikologis.

“ Setelah lebih kurang dua minggu melakukan penyelidikan,  akhirnya mendapat cukup bukti tentang identitas  dari  pelaku, langsung melakukan penangkapan,” sebut AKBP Hendri Budiman.    tanpa perlawan dari pelaku. (Adi)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait