Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Partai Golkar Tarik Dukungan dari Tengku Erry Nuradi?

Tim Redaksi: Sabtu, 30 Desember 2017 | 07:37 WIB


Pilkada Sumut 2018




Jelang pendaftaran, bakal Calon Gubernur Sumut (Gubsu), mendadak beredar isu bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menarik dukungannya dari Tengku Erry Nuradi.

Padahal sebelumnya, Partai Golkar telah mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Tengku Erry Nuradi - Ngogesa Sitepu. Sementara, Ngogesa menyatakan mundur dari pencalonan karena alasan kesehatan.

Menurut informasi yang diterima, Partai Golkar akan mengalihkan dukungannya ke Pangkostrad Letjend Edy Rahmayadi.

Infonya, sejumlah petinggi DPP Partai Golkar dan DPD Golkar Sumut telah menemui dan menyampaikan dukungan kepada Edy Rahmayadi, pada Kamis (28/12/2017) malam. 

"Beberapa petinggi DPP (Golkar, red) dan Golkar Sumut sudah datang menemui pak Edy Rahmayadi. Infonya, ada diputuskan rencana perubahan dukungan dari Tengku Erry ke Edy Rahmayadi," ujar seorang politisi Golkar yang minta namanya tidak disebutkan, Jumat (29/12/2017).

Dia mengaku, dirinya tidak berani memastikan info itu benar atau tidak, karena keputusan final semua diumumkan pada awal tahun 2018 nanti.

"Saya tidak berani pastikan, tunggulah pengumuman resmi awal tahun 2018 nanti," katanya.

Sementara, seperti dikutip dari beberapa media online, Ketua Bappilu Sumatera I (Aceh dan Sumut) DPP Golkar Andi Sinulingga membenarkan partainya menarik dukungan dari Tengku Erry Nuradi sebagai Bakal Calon Gubsu.

Kata dia, sikap ini disampaikan langsung oleh sejumlah pengurus DPP Golkar kepada Tengku Erry di Rumah Dinas Gubernur Sumut, pada Kamis (28/12/2017) malam.

Menurut Andi, penarikan dukungan itu masih bersifat lisan. Belum ada surat resmi terkait hal itu.

"Belum ada surat, tapi itu (penarikan dukungan) sudah kita sampaikan langsung ke Pak Erry," ungkapnya.

Sementara, terkait pengalihan dukungan Golkar ke Edy Rahmayadi, Andi tidak membantahnya.

"Memang rencananya mengalihkan dukungan ke Edy Rahmayadi. Namun, keputusan pasti akan dibahas dalam rapat pada 3 Januari 2018 nanti," tukasnya.

Ketika ditanyain mengenai isu lain bahwa Golkar akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Andi mengaku belum membahas rencana itu.

"Belum, belum. Kalau itu belum dibicarakan," tutupnya.(sandy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait