Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Edy Rahmayadi Tetap Ngotot Maju di Pilkada Sumut 2018, Ini Penjelasannya

Tim Redaksi: Kamis, 21 Desember 2017 | 00:06 WIB





Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi batal pensiun dini setelah surat keputusan mutasi 16 perwira tinggi (Pati) TNI yang dikeluarkan Panglima TNI sebelumnya Jenderal Gatot Nurmantyo, dianulir oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Diketahui, Edy Rahmayadi telah mengajukan pensiun dini terkait dengan niat dirinya maju sebagai bakal Calon Gubernur Sumut pada Pilkada 2018 mendatang.

Tak hanya batal pensiun, nama Edy bahkan disebut-sebut akan menduduki jabatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), menggantikan Jenderal TNI Mulyono.

Menanggapi hal tersebut, Pangkostrad Letjend TNI edy Rahmayadi mengaku dirinya tidak tertarik menjadi KSAD.

Jenderal bintang tiga ini mengaku, akan segera mendaftar sebagai calon Gubernur Sumatera Utara.

"Kan saya sudah bilang, saya akan menjadi gubernur, bukan jadi KSAD," ujarnya di Madivif 1 Kostrad Cilodong, Depok, Rabu (20/12/2017).

Dikatakan Edy, meski ada proyeksi untuk menjadi KSAD, dia akan tetap teguh dengan pilihannya menjadi calon Gubernur.

Sebelum masa pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) berakhir, Edy mengaku akan mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur sekitar 8-10 Januari 2018.

"Batas pendaftaran yang diatur KPU itu tanggal 8 sampai 10 Januari," katanya.

Kemudian, Edy meminta informasi ini disampaikan kepada semuanya.
"Tolong disiarkan sampai ke kutub utara dan kutub selatan, biar tidak ada yang bertanya lagi," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kalau sudah sampai waktu yang ditentukan oleh KPU tersebut, dia akan menyerahkan tongkat komando Pangkostrad kepada KSAD.

"Seperti halnya menjadi Pangkostrad, saya terima tongkat ini dari KSAD. Tapi kalau ada Skep TNI dan di Prinlak, kan ada sertijab, ada Pangkostrad-nya. Saya serahkan pada pengganti," tukasnya.

Kemudian, Edy sendiri menuturkan, dirinya sudah mengantongi dukungan dari beberapa Partai yakni Hanura, Gerindra, PKS, dan PAN.

Menurut informasi yang beredar, dirnya akan maju berpasangan dengan Musa Rajeckshah atau Ijeck sebagai calon Wakil Gubernurnya.

"Doakan saya jadi gubernur, jangan doain saya jadi KSAD," pungkasnya.(ist)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait