Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Sssttt...! 5 Arena Judi Ketangkasan Buka Lagi Setelah Disidak Kapolres Asahan

Tim Redaksi: Rabu, 06 Desember 2017 | 22:26 WIB





Sssttt...! 5 game zone (area permainan) diduga judi ketangkasan di seputar Ko­ta Kisaran ditutup Ka­polres Asahan. Namun tidak berapa lagi Game Zone tersebut buka kembali sejak Rabu (6/12) sekira jam 20.00 wib.

Awalnya, 5 game zone (area permainan) diduga judi ketangkasan di seputar Ko­ta Kisaran ditutup Ka­polres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga saat men­dadak (Sidak) di lokasi. Di antaranya Jalan Singama­nga­­raja, Wahidin, RA Kartini, Ri­vai dan Panglima Polem, Se­lasa kemarin (24/10) dari jam 21.00 Wib hingga 01.00 WIB dini hari.

Pasalnya usai Kapolres asahan melakukan sidak kelang beberapa minggu 5 Game Zone tersebut sudah buka kembali dan langsung ramai dikunjungi oleh pemainnya. Para karyawati yang teridiri dari gadis cantik dan muda tampak sudah sibuk melayani pembelian koin kepada puluhan pengunjung.

Hasan salah satu remaja mesjid yang ada di kisaran mengatakan, "Sebetulnya sidak yang dilakukan oleh Kapolres asahan beberapa Minggu yang lalu menjadi bahan pertanyaan masyarakat sekitar kenapa Game Zone sudah ditutup kembali buka."

"Ah, sidak ecek-ecek nih nampaknya. Masak habis disidak Kapolres langsung beberapa Minggu buka lagi," ucap hasan salah seorang warga yang sempat menyaksikan sidak Kapolres di lokasi City Game yang berada di jalan kartini tersebut.

Keberadaan 5 tempat arena gelanggang permainan (Gelper) yang bebas beroperasi di kota kisaran itu telah membuat masyarakat resah. "Sebab, adanya Gelper yang mengarah keperjudian itu membuat para remaja maupun para orang tua ketagihan untuk menghabiskan uangnya bermain disitu," tutur Hasan.

Hasan menilai, per­mainan itu mengandung unsur judi. “Kalau tidak ada judinya kenapa para pengu­saha menu­tup usahanya saat Kapolres Asahan sidak pada bulan lalu, itu juga jadi perta­nyaan?” ujarnya.

"Pada dasarnya keberadan Gelper itu tidak layak, jelas itu judi, hanya saja modusnya permainan anak-anak. Kita sama-sama tahu daerah lain disikat semua, kok di sini aman-aman saja, ada apa pihak terkait," tanya Hasan.(rung)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait