Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pemkab Deliserdang Laksanakan Pelatihan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri

Tim Redaksi: Rabu, 06 Desember 2017 | 20:26 WIB




Deliserdang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melaksanakan pelatihan Mekanisme Pemutakhiran Mandiri di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang.

Informasi diperoleh pada Rabu (6/12), pelatihan MPM ini dihadiri oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Pusat (Local Goverment Capacity Building) Togi Tua Sianipar bersama Vina Nur Astuti Ratna Permata Sari, kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Deliserdang M.Ervin Sugiar S.ST, bersama Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Dedi Maswardy S.sos, M.AP, Kadis Sosial Gustur Husin Siregar SH, serta para SKPD dan para Camat.
           
Pada pembukaan pelatihan Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars mengatakan, upaya bersama menjadikan sebuah data yang paling penting bagi langkah-langkah ke depan untuk menyusun dan melaksanakan program di bidang sosial.

"Kita ketahui bahwa sesungguhnya pemuktahiran basis data terpadu, sudah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015, yang pada saat itu diperoleh data angka kemiskinan di Kabupaten Deliserdang mencapai 4,56 kasus, yang kemudian data ini dijadikan dasar atas pelaksanaan Program Sosial Dan Kesejahteraan di seluruh daerah. Dan pada saat ini berbagai program penangulangan kemiskinan terus kita lakukan baik melalui pemerintah pusat maupun daerah, bahkan saya yakin telah dilakukan juga oleh tingkat Desa lewat Alokasi anggaran yang mereka miliki," kata Zainuddin Mars.
           
Wabup H.Zainuddin Mars juga berharap kepada seluruh peserta untuk benar-benar mengikuti pelatihan ini dengan baik, dan dapat memanfaatkannya bagi pelaksana tugas dilapangan.

"Keberhasilan kita mencapai target-target sasaran pembagunan yang didukung oleh tersedianya data yang akurat dan benar-benar bisa dijadikan pedoman. Salah satunya indikator keberhasilan pembagunan di Deliserdang ini juga diukur dari tingkat kemiskinan, dari satu sisi ini, perlu kita angkat karna telah berhasil menekan angka kemiskinan paling rendah di Provinsi Sumatera Utara, dari data yang diperoleh pada tahun 2016 sebesar 4,78%, hingga saat ini semakin menurun," jelasnya.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait