Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Uang Rp100 Juta Milik Pengusaha EMKL Dirampok

Tim Redaksi: Jumat, 24 November 2017 | 17:33 WIB



BELAWAN - H M Yusuf Supriono alias Yono (46) menjadi korban perampokan di depan rumahnya di Komplek Panggon Indah Angsuan, Pasar 4, Kec. Medan Marelan, Jumat (24/11) pukul 14.00 WIB.

 Akibatnya, uang milik pengusaha ekspedisi muatan kapal laut (EMKL) sebanyak Rp 100 juta dibawa kabur pelaku. Dari peristiwa perampokan itu, satu pelaku, Daud Sagala (40) warga Sei Mati, Kec. Medan Labuhan ditangkap massa dan dua pelaku lagi kabur.

 Ceritanya, siang itu ‎usai Salat Jumat mengambil uang di Bank BCA KIM, Mabar, Kec. Medan Deli. Sepulang dari bank, korban membawa uang sebanyak Rp 100 juta pulang dengan mengendarai mobil Toyota Fortuner BK 1 FY.

 Kawanan pelaku yang diduga telah mengintai korban dengan mengikuti ‎hingga ke komplek rumahnya. Nah, setibanya pengusaha EMKL di depan rumah langsung turun untuk membuka pintu pagar.

 Kesempatan itu dimanfaat tiga pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor jenis bebek. Salah satu pelaku, Daud Sagala berpura - pura menanyakan alamat kepada korban.

 Lantas, dua pelaku lainnya yang berboncengan menuju ke mobil korban dan mengambil uang senilai Rp 100 juta dalam bungkusan plastik, kedua pelaku itu langsung kabur.

 Nah, Daud Sagala pun ikut bergegas kabur usai bertanya, curiga dengan gelagat Daud Sagala setelah kedua temannya membawa kabur uang, korban pun berteriak rampok.

 Akibatnya, Daud Sagala yang ingin kabur dengan sepeda motornya terjatuh, warga sekitar langsung menangkap Daud Sagala langsung menghujani pukulan.

 Dengan kondisi diamuk massa, ‎polisi datang ke lokasi mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolsek Medan Labuhan. "Pelakunya ada tiga, yang ketangkap ini pura - pura nanya, tadi waktu mau kabur langsung kami tangkap," kata warga di kantor polisi.

 Pihak kepolisian yang telah mengamankan satu pelaku melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya, sedangkan korban telah membuat laporan.

 Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Hendris Tampubolon dikonfirmasi ‎mengatakan, pihaknya sedang mengejar dua pelaku yang telah diketahui identitasnya. "Anggota sedang dilapangan mengejar pelaku, korban sudah kita membuat laporan," kata Hendris. (mu-1)





Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait