Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rumah Warga Tanjung Morawa Dilempar Bom Molotov

Tim Redaksi: Sabtu, 04 November 2017 | 17:32 WIB



Deliserdang- Kusen jendela rumah Burhanuddin (45) warga Jalan Karya Darma, Dusun III, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar setelah dilempar bom molotov oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Sabtu (4/11) sekira pukul 04.30 Wib.

Aksi terror bom molotov ini pertama kali diketahui oleh Suci Rahmadhani (26) anak Burhanuddin. Suci Rahmadhani yang saat itu sedang tidur didalam kamarnya dikejutkan dengan suara bising yang diduga berasal suara knalpot racing sepeda motor.

Selang tak berapa lama terdengar suara seperti suara ledakan  dari luar rumah. Penasaran dengan suara tersebut, Suci Rahmadhani pun keluar dari kamar tidurnya dan mengecek sumber suara tersebut.

Saat keluar dari kamar tidurnya, Suci Rahmadhani pun dikejutkan dengan kobaran api yang membakar kusen jendela. Dan gorden. Melihat api semakin membesar, Suci Rahmadhani pun berteriak membangunkan anggota keluarga lainnya. Mendengar suara teriakan anaknya, Burhanuddin pun terbangun dan keluar dari kamar tidurnya.

Melihat kobaran api, Burhanuddin pun langsung memadamkan api dengan air. Berhasil memadamkan api, Burhanuddin pun berusaha mencari pelaku yang diduga melempar bom molotov ke rumahnya hingga ke Simpang Sinalco, Tanjung Morawa. Namun usaha Burhanuddin tidak berhasil.

Selanjutnya Burhanuddin pun melapor ke Polsek Tanjung Morawa. Mendapat laporan tersebut, personil Polsek Tanjung Morawa pun turun kekediaman Burhanuddin dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).Dari lokasi petugas pun mengamankan barang bukti berupa pecahan kaca sisa bom molotov, sumbu kapas dan tas ransel diduga milik pelaku. Kepada petugas Burhanuddin mengatakan, sebelumnya pada Jumat (27/10/2017) lalu, kaca jendela rumahnya dilempar dengan batu oleh OTK hingga pecah.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Fredly Parlindungan SH didampingi Kanit Reskrim Ipda O.J Samosir  membenarkan jika korban sudah melapor ke Polsek Tanjung Morawa dan saat ini pihaknya masih  melakukan penyelidikan. (walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait