Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Polsek Pancurbatu Dirikan Posko di Desa Diduga Marak Narkoba

Tim Redaksi: Sabtu, 04 November 2017 | 22:07 WIB

Petugas saat berada di posko Dusun Namo Salak, Desa Lama



Di bawah kendali Kompol Choky Sentosa Meliala Sik,SH, Polsek Pancurbatu terus berupaya untuk memberantas segala bentuk peredaran narkoba dan perjudian di wilayah hukumnya. Bahkan Polisi melibatkan TNI dari Koramil 14 Pancurbatu dan dari Pegawai Kecamatan Pancurbatu.

Upaya pemberangusan tersebut dibuktikan dengan diberdirikannya posko di Dusun Namo Salak, Desa Lama, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang terhitung mulai dari Jumat (3/11) lalu.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Meliala Sik,SH saat ditemui ruang kerjanya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia dikawasan yang diduga marak narkoba dan perjudian.

"Kita akan terus melakukan pemantauan di wilayah yang marak narkoba dan perjudian, dan kita bekerjasama dengan TNI dan Muspika Kecamatan Pancurbatu," kata Choky.

Dijelaskan Choky lagi, petugas gabungan tersebut bakal melakukan tindakan tegas bagi rumahnya ditemukan narkoba dan langsung diboyong ke Mapolsek Pancurbatu guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Semua elemen yang terkait, baik dari Polri, TNI, Kecamatan dan aparat Desa diminta turut membantu memberangus peredaran narkoba di Kecamatan Pancurbatu ini, supaya daerah kita ini bersih dari Narkoba," kata mantan Kapolsek Binjai Selatan ini.

Dibeberkan lulusan Akpol 2004 ini lagi, untuk menekan angka peredaran narkoba itu, nantinya pihaknya akan melakukan aksi terhadap bangunan-bangunan atau rumah yang terindikasi narkoba. "Apabila ditemukan maka akan ditindak secara hukum," tegas Kompol Choky Sentosa Meliala,Sik,SH.

Dikatakannya lagi, jika ada ditemukan narkoba di dalam rumah dan bangunannya tidak memiliki IMB maka kemungkinan akan dirobohkan. "Kita tidak main-main lagi dalam memberantas peredaran narkoba ini," kata Choky.

Saat ditanya mengapa menggandeng seluruh element baik TNI, Kecamatan dan aparat Desa dan instansi lainnya, Choky mengaku bahwa permasalahan ini merupakan masalah bersama.

"Tidak hanya polisi saja yang bertindak, tetapi instansi lain dan masyarakat juga berperan. Sebab, tidak mungkin polisi bekerja sendiri tanpa ada dukungan dari pihak terkait lainnya," kata Choky.

Sementara itu, Kepala Desa Lama, Kecamatan Pancurbatu Nizar Laksamana Tarigan mengaku sangat mendukung langkah yang dilakukan pihak Kepolisian tersebut, sebab menurutnya pendirian Posko yang berada diwilayahnya itu sangat membantu untuk membersihkan Narkoba yang selama ini marak di Dusun Namo Salak, Desa Lama.

"Kita sangat mendukungnya, sebab peredaran narkoba dan perjudian di Dusun Namo Salak, Desa Lama sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan, banyak remaja dan anak sekolah sudah terindikasi narkoba dan itu merupakan bentuk pengkaderan narkoba," terang Nizar yang sering dipanggil Omo.

Kata Omo lagi, menurutnya jumlah pengguna Narkoba di kalangan remaja memang menanjak drastis, rata-rata di usia anak sekolah.

"Kita sangat mengharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam menangani masalah darurat narkoba ini. Minimal, memberikan informasi terkait adanya peredaran narkoba di wilayahnya masing-masing. Pemberantasan narkoba ini butuh kepedulian masyarakat, karena aparat hukum tidak bisa sendirian mencegahnya. Jadi kita harapkan peran masyarakat minimal menjaga keluarganya," kata Omo mengakhiri. (rg)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait