Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Penyaluran Elpiji 3 Kg di Paluta Tak Tepat Sasaran

Tim Redaksi: Rabu, 29 November 2017 | 17:55 WIB


 Kelangkaan elpiji 3 kg di pasaran yang masih kerap terjadi, diyakini bukan lantaran kurangnya pasokan tetapi melainkan lebih karena tidak tepat sasaran. Elpiji 3 kg atau elpiji subsidi yang seharusnya untuk masyarakat kurang mampu, faktanya masih banyak digunakan masyarakat yang sebenarnya secara ekonomi mapan.

Seperti halnya yang terjadi selama ini dilakoni agen Cv. Tiga Anugrah Padang lawas utara yang mempunyai 13 Pangkalan yang diduga pangkalan siluman. Hal itu disampaikan salah satu Tokoh Masyarakat Padang Lawas Utara Paisal Siregar kepada wartawan, Rabu 29/11/2017 di Gunungtua.

Lebih lanjut kata paisal, pemerintah harus membuat peraturan tegas menetapkan elpiji bersubsidi hanya bagi kepentingan alat memasak rumah tangga orang tidak mampu. Pengguna yang berhak untuk itu ditetapkan dari hasil pendataan langsung dan seakurat mungkin.

"Pemerintah harusnya mampu menetapkan dengan alas hukum yang tegas, bahwa penerima subsidi elpiji setidaknya mereka yang selama ini tercatat sebagai penerima. Ini akan lebih bisa diterima setiap pihak ketimbang membuat parameter lain tentang apa yang dimaksud dengan orang miskin atau rentan miskin," ujarnya

Dia menjelaskan, pendistribusian elpiji 3 kg untuk rakyat miskin belum terbukti terselenggara dengan baik. "Pasalnya pihak agen Cv. Tiga Anugrah Padang Lawas Utara elpiji 3 kg yang seharusnya jatah Padang Lawas Utara malah disalurkan dengan tepat sasaran. pihak agen menyalurkan ke Kabupaten Padang lawas," tuding paisal.

Cv. Tiga Anugrah Padang Lawas Utara yang berkedudukan di Desa Gunungtua Tonga kecamatan padang bolak saat dikonfirmasi wartawan satupun tidak ada yang mengaku pengurus dan penjaga gudang hanya yang mengaku sebagai supir. "kami supir bang," ungkapnya.

Oknum supir yang berinisial Yd ( 30 ) mengaku pihak maneger agen cv.tiga anugrah padang lawas utara ini berdomisili di medan.

Lanjutnya, penyaluran subsidi elpiji 3 kg dilakukan mereka setelah ada permintaan melalui sms. Bahkan supir mengaku cukongnya diduga oknum Aparat Penegak Hukum.

"Datang pesan sms atau telepon, baru kami antar ketujuan. Surat DO maupun surat jalan tidak ada sama kami bang," ungkap supir ini.

Hal terpisah Kepala Bagian ekonomi pembangunan di Sekretariat kantor Bupati Padang Lawas Utara Tunggul P Harahap S.Sos saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan, beberapa kali pihaknya membuat sosialisasi, namun pihak agen Cv. Tiga anugrah Padang Lawas Utara tak kunjung hadir. "Padahal di padang lawas utara ini cuma dua Agen elpiji 3 kg. Bersubsidi yakni Cv. Cahaya makmur dan Cv.tiga anugrah Padang Lawas Utara," katanya (GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait