Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pelajar SD Tewas Terseret Arus

Tim Redaksi: Rabu, 08 November 2017 | 23:41 WIB




LANGKAT-Riz (8) warga Dusun V Sekunder Nauli, Desa Bukit Selamat, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, tewas tenggelam setelah terseret derasnya arus air bendungan irigasi yang berada di Desa tersebut, Rabu (8/11) sore.


Awalnya korban bersama dengan saudara kandungnya Fer (12) bermaksud pergi keladang, keduanya pun saling bergandengan menysuri jalan menuju perladangan mereka.


Nah, saat melintasi lokasi bendungan irigasi tersebut korban terpeleset, sepontan genggaman abang beradik tersebut terlepas.


Melihat adiknya terseret arus bendungan Fer berusaha menyelamatkan adiknya dengan cara terjun kedalam bendungan, namun naas karena derasnya arus, ia tidak berhasil menyelamatkan adiknya.

         
Sekitar jarak 25 M, dari lokasi kejadian, korban ditemukan oleh abangnya. Selanjutnya korban langsung dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Besitang  untuk mendapatkan pertolongan medis.


Setelah dilakukan pemeriksaan medis terhadap korban, ternyata korban sudah meninggal dunia serta tidak ada mengalami luka lain, keluarga akhirnya hanya bisa pasrah atas kejadian tersebut.


Disaat yang hampir bersamaan, warga sekitar daerah aliran Sungai Grogolan Tasik Sawit Sebrang dihebohkan dengan penemuan mayat AL (17) Dusun IV Tasik Desa Sei Litur Tasik.


Mayat remaja tersebut di duga hanyut pada hari Minggu (5/11)  sekitar jam 18.00 wib di Dusun IV Banyu Urib Desa Sei Litur Tasik.


Mayat ditemukan sekitar 5 Km dari lokasi kejadian, berdasarkan keterangan pihak Basarnas,Tagana dan pihak Marinir yang pertama kali menemukan korban, pada saat mereka menelusuri sungai Batang Serangan sejak pagi Hari, tepatnya didaerah aliran sungai Grogolan.


Korban ditemukan tersangkut di Pelepah Dahan Sawit dan sudah menggelembung, selanjutnya bersama warga, korban dibawa kerumah duka untuk disemayamkan, dan korban dikebumikan di tempat pemakaman umum Dusun Banyu Urib.


Awalnya jasad korban hendak dilakukan outopsi oleh pihak Kepolisian, namun pihak keluarga (orang tua korban) merasa keberatan jika dilakukan outopsi terhadap jasad anaknya tersebut, keluarga korban juga telah menanda tangani surat pernyataan dan diketahui oleh Kepala Desa Sei Litur Tasik atas hal tersebut. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait