Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Mengentaskan Masalah Klasik “Titip Absen” di Universitas Sumatera Utara

Tim Redaksi: Selasa, 21 November 2017 | 16:00 WIB

Tim Dream saat mensosialisasikan tentang integritas kampus terhadap mahasiswa Universiti Putra Malaysia


Mengusung tema integritas yang mumpuni, Tim Dream bagian dari finalis Festival Integritas Kampus 2017 Wilayah Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi meluncurkan absensi digital pertama untuk mahasiswa di Universitas Sumatera Utara. Team Dream dilatar belakangi oleh lima orang anggota Khairin Ulyani Tarigan (FH), Zubeir Sipahutar (FISIP), Dinda Nazlia Nasution (FISIP), Fajar Anugrah Tumanggor (FISIP), dan Goldha Maulla Hildayani (FMIPA) yang mempunyai visi sama, yaitu untuk menurunkan budaya titip absen atau siap teken pulang pada saat jam belajar di ruang kuliah, lingkungan kampus terutama Universitas Sumatera Utara.

Budaya ini sudah dianggap lumrah dan biasa karena mudahnya sistem presensi dalam kampus sendiri juga orang-orang yang melakukan sudah mengerti dan paham caranya yang bahkan diajarkan turun-temurun pada generasi mahasiswa selanjutnya. Di sisi lain tindakan ini telah meresahkan dan mencapai ambang batas. Mengapa? Budaya ini akan terus membuat satu pihak dirugikan dan pihak lain bisa melenggang bebas melewatkan kewajibannya untuk menuntut ilmu.

Budaya ini akan merusak akhlak dan moral mahasiswa karena memulai korupsi dari hal kecil. Budaya ini telah terbentuk dari perilaku-perilaku yang miskin kedisiplinan diri dan rasa berintegritas untuk diri sendiri dan untuk orang lain.

 Khairin Tarigan, anggota Tim Dream saat berpose bersama pengisi materi Dr. Abdul Hakim Siagian, S.H., M.H,  dari Kepala Program Studi Ilmu Hukum USU

Korupsi adalah mengambil sesuatu hal yang bukan milik atau hak kita. Korupsi tidak memandang bulu dan tidak memandang nilai yang dianut. Korupsi bisa dari hal terkecil misalnya korupsi waktu, kecurangan dalam absensi yang jika dinilai lebih lanjut akan merugikan banyak pihak.  Dengan ini Team Dream telah menghadirkan talkshow dan kampanye “ANTI MAHASISWA SIAP TEKEN PULANG” dan PEDULI INTEGRITAS pada Oktober 2017 silam dengan pembicara oleh DR. Abdul Hakim Siagian, S.H., M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum dan Warjio, Ph.D selaku Ketua Departemen Ilmu Politik yang menjelaskan beberapa teori tentang integritas dan betapa pentingnya integritas itu, salah satunya adalah komitmen untuk mengikuti pelajaran pada jam kuliah yang seharusnya.

Selain mengadakan talkshow dan kampanye, Team Dream sudah mengeluarkan solusi untuk mengatasi masalah titip absen, yaitu sebuah program pemberdayaan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) sebagai alat untuk absensi dimana KTM hanya tinggal diletakkan pada alat scan dan sistem akan langsung mengenali isi barcode yang terintegrasi langsung dengan direktori mahasiswa USU serta face scan. Alat otomatis akan memproses pada perkuliahan yang didatangi mahasiswa bersangkutan. Karena untuk merubah suatu keadaan yang telah larut kondisinya tidak cukup hanya dari ucapan belaka namun harus diiringi dengan perubahan yang pasti bentuknya. Alat ini sudah terpasang di Program Studi Ilmu Politik (FISIP) dan Program Studi Kimia (FMIPA) sebagai wujud implementasi nyata.

Talkshow yang telah dilaksanakan bukan hanya semata kampanye, akan tetapi ini adalah mediasi dari Team Dream untuk bisa membagi kepedulian bersama untuk berintegritas dan mengingatkan kembali rasa pertanggungjawaban diri akan memenuhi kewajiban menuntut ilmu.

Seperti kita ketahui bersama, setiap masalah pasti akan ada solusi dan solusi hadir bersama Team Dream untuk USU dan Indonesia lebih baik yang peduli pada integritas diri mulai dari hal yang terkecil.
Dengan slogan #IntegritasAdalahIdentitas, Tim Dream berharap seluruh civitas akademika yang ada di Indonesia agar menyadari kita bisa lebih dari sekedar agent of change yaitu agen perubahan. Karena kami percaya sebuah ungkapan yang mengatakan, jika menanam padi adalah hal yang biasa rumput pun biasanya ikut tumbuh dengan sendirinya tanpa harus ditanam. Namun jika kita menanam rumput, padi tidak akan pernah tumbuh. Dalam artian adalah berucap integritas saja tidak cukup, namun juga diselaraskan dengan pola sikap. Itulah integritas yang sebenarnya kesesuaian antara ucapan dan tindakan.

Menjadi pelopor absensi digital perdana untuk mahasiswa di Universitas Sumatera Utara, saat ini Tim Dream telah berproses untuk mendaftarkan hak paten ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dibawah bendera Universitas Sumatera Utara.(rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait