Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

HUT Paluta Ke-10, Bupati Terharu dan Menangis Kenang Sejarah Pemekaran

Tim Redaksi: Kamis, 23 November 2017 | 18:20 WIB

Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap menangis haru saat menyampaikan pidato pada sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT Paluta ke-10 tahun 2017. 


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) gelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Paluta ke-10, di Aula Serba Guna, Kantor Bupati Paluta, Kamis (23/11).

Di tengah-tengah penyampaian pidato singkatnya dihadapan DPRD Paluta dan seluruh undangan yang hadir, Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap terharu dan sempat menangis kenang perjuangannya bersama tokoh pemekaran lainnya pada saat berjuang untuk memekarkan Paluta dari Kabupaten Tapsel.

Bachrum Harahap yang sudah dua priode menjabat Bupati Paluta mengatakan bahwa proses pemekaran yang terjadi tidak lepas dari peran serta doa dari seluruh masyarakat Paluta yang menginginkan pemekaran itu terwujud.

Seiring perjalanan waktu selama 10 tahun penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Paluta terus bergerak dengan dinamika dan romantika yang membawa warna baru dalam arah kebijakan pembangunan. "Sepantasnya lah pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih, rasa bangga, rasa hormat, rasa syukur yang dalam atas segala buah tangan dan segala kebijakan pembangunan yang telah di torehkan para eksekutif, legislatif, yudikatif serta seluruh komponen masyarakat Paluta. Semoga Allah SWT membalas segala perjuangan dan pengabdian yang terbaik dari kita semua," kata Bachrum.

Lanjut Bachrum, kalau melihat dari usia nya yang sudah 10 tahun, Kabupaten Paluta dapat dikatakan sedang dalam masa-masa yang semakin matang. Banyak catatan sejarah yang mengiringi setiap hembusan nafas perjalanan Kabupaten Paluta untuk dapat disejajarkan dengan kabupaten lain. Dalam proses perjalanan Paluta, kita juga telah melewati berbagai macam kondisi pahit, manis dan getar getir perjalanan kehidupan dan perkembangan daerah.

"Saya berkeyakinan, banyak yang hadir dalam sidang paripurna ini bisa menjadi saksi hidup sejarah perjalanan Kabupaten Paluta. Mari kita bersama-sama menorehkan dengan tinta emas dalam catatan perjalanan dan sejarah Paluta. Kesempatan ini harus dapat di manfaatkan sebaik-baiknya untuk pengabdian yang terbaik buat Kabupaten Paluta tercinta," tambahnya.

Di akhir kata sambutan Bachrum Harahap meminta kepada seluruh aparatur pemerintah dalam hal menjalankan tugasnya tidak hanya sampai kepada lingkup apa adanya saja. Dan setiap aparatur pemerintah dalam bekerja harus sigap dan jangan bekerja jika ada pimpinan atau menunggu perintah pimpinan saja. Yang kita harapkan adalah semua aparatur pemerintah daerah bersama-sama mempunyai tekat dan semangat kerja yang tinggi memberikan pelayanan kepada masyarakat demi kemajuan dan kebesaran Kabupaten Paluta.

"Atas nama pimpinan daerah, kami sampaikan Dirgahayu Kabupaten Paluta yang ke-10. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kekuatan, bimbingan dan petunjuk guna melanjutkan visi misi pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat Paluta," tutup Bachrum Harahap.

Sidang paripurna istimewa ini pun dibuka langsung oleh Ketua DPRD Paluta Mukhlis Harahap didampingi dua pimpinan DPRD Paluta Hariro Harahap dan Basri Harahap yang di hadiri Wabup Paluta Riskon Hasibuan, anggota DRPD Paluta, Sekda Paluta Burhan Harahap SH, Kejari Paluta Rizal S Nyaman, Polres Tapsel, Kodim 0212/TS, Lapas Gunung Tua, Kompi Senapan C Gunung Tua, OPD, Camat, OKP, tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (plt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait