Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pelepasan AKBP Robert Da Costa Diwarnai Isak Tangis Haru

Tim Redaksi: Senin, 02 Oktober 2017 | 17:39 WIB


 
Pelepasan AKBP Robert Da Costa Diwarnai Isak Tangis Haru


Farawell (pelepasan) Parade Kapolres Deliserdang antara AKBP Robert Da Costa dengan AKBP Eddy Suryantha Tarigan yang dilaksanakan di Mapolres Deliserdang pada Senin (2/10) berlangsung khidmat dan haru, bahkan diwarnai isak tangis.

Farawell ini diawali dengan upacara di Lapangan Sepak Bola, Mapolres Deliserdang yang diikuti Wakapolres Deliserdang Kompol Faisal Rahmat, para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kanit dan personil jajaran Polres Deliserdang serta PNS di lingkungan Polres Deliserdang.

Dihadapan seluruh personil, AKBP Robert Da Costa menjabat sebagi Wadir Narkoba Polda Sumatera Utara mengatakan memimpin Polres Deliserdang selama 16 bulan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan keluarganya. Dirinya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personil. “Saya sangat bangga bisa menjadi bagian Polres Deliserdang dan mendapat dukungan penuh dari seluruh personil," kata Robert Da Costa.

Dirinya pun berharap dibawah kepimpinan AKBP Eddy Suryantha, Polres Deliserdang lebih maju. “Saya mohon diri, mudah-mudahan Polres Deliserdang bisa lebih maju dibawa kepimpinan bapak AKBP Eddy Suryantha. Bapak AKBP Eddt Suryantha sudah tiga kali menjabat Kapolres terakhir di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan," ujar Robert Da Costa.

Sementara itu AKBP Eddy Suryantha Tarigan berharap dirinya mendapat dukungan dari seluruh personil Polres Deliserdang. Dirinya pun mengatakan akan tetap meminta arahan dan petunjuk AKBP Robert Da Costa.

“Selamat untuk bapak AKBP Robert Da Costa menjadi Wadir Narkoba Polda Sumatera Utara. Saya berasal dari Pancur Batu. Jika lagu Anak Medan banteng di perantauan, kambing di kampung sendiri, saya ingin mengubah itu banteng di perantauan, tapi juga banteng di kampung sendiri," kata Eddy Suryantha Tarigan.

Dirinya pun mengungkapkan akan melanjutkan pencapaian dan pekerjaan Kapolres yang lama serta arah dan kebijakan pimpinan. “Saya sudah bertugas di Sulawesi Selatan, Maluku Utara kembali ke Sulawesi Selatan baru ke Sumatera Utara. Terakhir saya Kapolres Kepulauan Selayar," ujarnya.

Dirinya pun menegaskan kasus yang menjadi perhatiannya adalah narkoba,3 C (curat, curas dan curanmor) serta perjudian. “Tterkait peredaran narkoba di Bandara Kualanamu saya  akan koordinasi dengan Bea Cukai dan pihak pengelola Bandara Kualanamu," tegasnya.

Setelah upacara pelepasan, kegiatan dilanjutkan dengan tarian pelepasan dan pedang Pora. Setelah tarian pelapasan dan pedang Pora, AKBP Robert Da Costa serta istri menyalami personil Polres Deliserdang.

Suasana haru pun sangat terasa saat AKBP Robert Da Costa dan istri menyalami satu persatu personil Polres Deliserdang. Sambil menyalami personil,AKBP Robert Da Costa pun menyampaikan pesan agar personil tetap semangat dan mendukung Kapolres yang baru.

Setelah menyalami satu per satu, AKBP Robert Da Costa serta istri pun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Polres Deliserdang. Namun saat di depan mesjid Polres Deliserdang, mobil yang dikendarai AKBP Robert Da Costa dan istri berhenti. AKBP Robert Da Costa dan istri pun turun dan menemui para Polisi cilik (Pocil).

Di hadapan AKBP Robert Da Costa dan istri, salah seorang Pocil pun membacakan puisi yang disambut isak tangis para Pocil. Selain membacakan puisi, para Pocil ini juga memberikan kenang-kenangan kepada AKBP Robert Da Costa dan istri. Setelah menyalami satu persatu Pocil , AKBP Robert Da Costa dan istri pun kembali masuk kedalam mobil dan meninggalkan Mapolres Deliserdang.(walsa)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait