Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Konstruksi Drainase Mengecil, Musibah Bagi Warga

Tim Redaksi: Selasa, 03 Oktober 2017 | 14:13 WIB

Salah satu pembangunan drainase yang konstruksi bangunannya mengecil dan tinggi dindingnya ke-bibir lebih tinggi dari halaman hamparan tanah. Bangunan parit besar dibangun lebih kecil dari bangunan sebelumnya



Bangunan drainase mengecil, mendangkal dan meningginya dinding ke-bibir bangunan parit yang dibangun sejumlah kontraktor dari parit dasar sebelumnya, dikecam banyak pihak di Kota Langsa. Betapa tidak? Hujan sedikit saja, jadi musibah banjir bagi warga masyarakat gampong di-Kota itu.
.
Hal itu seperti dikatakan Edi Anwar, selaku pemerhati yang juga mewakili warga Gampong PB Blang Pasee Kota itu, Selasa (3/10/2017) pagi. Pasalnya, sedikit saja hujan turun pada senin malam 2-10-2017 kemarin kembali mengakibatkan sejumlah rumah warga terutama rumah diseputaran pembangunan drainase mengalami banjir dan digenangi air akibat meluapnya air parit yang masuk ke-rumah warga.

Secara jujur dari sudut pandang awam saja, salah satu penyebab meluapnya air parit bukan karena curah hujan yang tinggi, akan tetapi lebih dikarenakan kontruksi bangunan drainase yang dibangun oleh sejumlah kontraktor selain mengecil dan mendangkal juga tinggi dinding ke-bibir drainase itu lebih tinggi dari hamparan tanah

Sehingga sedikit saja hujan turun, kemudian air memenuhi saluran karena yang dulunya  parit berkonstruksi besar kini dibangun konstruksinya menjadi kecil, jadi tidak mampu menampung volume air kiriman.

Dampak lainnya juga, genangan air hujan yang memenuhi hamparan tanah halaman rumah padat penduduk itu, seharusnya air dapat mengalir keparit tersekat oleh bibir parit yang lebih tinggi dari hamparan tanah.

Sehingga pada gilirannya setiap curah hujan kuat sedikit saja, warga dihadiahi banjir luapan air parit yang kotor dan baunya minta ampun, hal itu diduga kuat akibat maraknya kegiatan pembangunan proyek drainase luncuran Pemko Langsa yang dibangun para kontraktor jauh dari kajian kepatutan.

Jika peristiwa seperti ini terus berlanjut tentu sangat merugikan warga masyarakat kawasan itu, karena berbagai peralatan rumah tangga banyak yang rusak

"Ini perlu ditinjau langsung oleh instansi teknis yakni pihak Dinas Pekerjaan Umum Daerah setempat, karena diduga kuat ada yang salah terhadap proyek pembangunan drainase yang dikerjakan kontraktor tersebut," sebut Edi mewakili warga lainnya.

Anehnya sejauh ini belum ada tanda - tanda dan tindakan apa-apa yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pekerjaan Umum Daerah, terhadap keluhan musibah yang dialami warganya terutama warga Gampong Paya Bujuk Blang Paseh Langsa yang dalam waktu dekat sudah berulang kali terjadi. (syaf)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait