Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Kompol Revi Nurvelani SIK : Pelaku Satu Orang dan Sedang Kita Kejar

Tim Redaksi: Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:44 WIB


Pasca penjambretan yang dialami Wita Astusi (31), warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Medan, saat hendak pulang, di Jalan Putri Hijau, Medan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran. Hal itu dikatakan Kapolsek Medan Barat, Kompol Revi Nurvelani SIK, Rabu (04/10/2017).

"Korban baru siap operasi dan sudah dilakukan pemeriksaan. Untuk wawancara, sudah dilakukan sedikit dan suami korban yang membuat laporan," kata Revi Nurvelani.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan korban, tegas Revi Nurvelani, pihaknya sudah mengetahui ciri-ciri pelaku penjambretan. "Pelaku satu orang dan korban sudah mulai sadarkan diri. Kita juga sudah mengambil rekaman kamera CCTV dilokasi," akunya.

Revi Nurvelani, pihaknya sudah membentuk Tim mengejar pelaku dan sedang memburu pelaku. "Kita tidak akan beri ampun dan akan kita tindak tegas," ujarnya.

Berita sebelumnya, Wita Astuti (31), warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Medan, yang juga karyawan swasta ini dijambret saat melintas di Jalan Putri Hijau, Medan tepatnya didepan Kantor Samsat. Akibat luka yang dialaminya, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis. Saat itu korban mengendarai sepeda motornya Honda Vario BK 6014 SAA hendak pulang ke rumahnya. Tiba-tiba saja, pelaku langsung mengambil tas milik korban yang berada dipunggungnya. Ditarik paksa, korban pun terjatuh mengenai badan jalan dan tidak sadarkan diri. Warga yang melintas kemudian membawa korban ke Rumkit Kodam I/BB, Jalan Putri Hijau, Medan untuk menjalani perawatan.

Kapolsek Medan Barat, Kompol Revi Nurvelani SIK didampingi Wakapolsek Medan Barat, AKP M Rikki Ramadhan SIK dan Penyidik berserta Piket Reskrim 7.0 mendatangin korban ke rumah sakit. Pihak keluarga dan kepolisian langsung berkordinasi. Dikarenakan korban masih mendapatkan perawatan, pihak kepolisian Polsek Medan Barat menganjurkan pihak keluarga korban membuat laporan polisi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 1 buah tas ransel warna hitam leres kotak-kotak berisi 1 unit hp merek Asus, 1 buah Kartu ATM BCA, 1 buah STNK Honda Vario, 1 buah KTP dan uang tunai Rp 1 juta. (jh siahaan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait