Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Desa Perduhapen Pakpak Bharat Dikunjungi Tim Monev PKK Pusat

Tim Redaksi: Minggu, 08 Oktober 2017 | 16:34 WIB



Kerja keras dan cerdas TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat dibawah kepemimpinan Ny. Dewi Remigo Berutu, S.Sos ternyata membuahkan hasil. Desa Binaan TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat, yaitu Desa Perduhapen Kecamatan Kerajaan lolos di tingkat Provinsi Sumatera Utara dan dipertandingkan pada tingkat nasional untuk kategori Desa PTP  Hatinya (Pemanfaatan Tanah Pekarangan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK.

Kali ini dengan membawa program Gerakan Tanam (Gertam) Cabai, Desa Perduhapen dikunjungi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pusat pada Jumat (06/10) yang disambut oleh Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, bersama Ny. Dewi Remigo, Wakil Ketua I, Ny. Hj. Idahliani MI Padang, Wakil Ketua II, Ny. Roslina Sahat Banurea br. Sagala, beserta jajaran TP PKK, para pimpinan OPD dan segenap masyarakat Desa Perduhapen.

Bupati mengucapkan selamat datang kepada rombongan pusat yang terdiri dari Ny.Djuaraini Haida dari PKK dan Ny. Heppy Sihombing dan bapak Deny Hermansyah dari BPTP dengan didampingi tim dari Provinsi Sumatera Utara. Tak lupa beliau juga memperkenalkan jajarannya yang banyak berperan dalam keberhasilan Desa Perduhapen termasuk Kepala Desa Perduhapen beserta para perangkatnya.

Menurut Bupati, Gertam Cabai ini merupakan suatu upaya pemerintah dan masyarakat yang perlu mendapat perhatian. “Karena di Indonesia harga pangan mampu mempengaruhi inflasi, terkhusus pada produk cabai," tuturnya.

Bupati juga mengapresiasi masyarakat atas sambutan baiknya yang begitu antusias mempersiapkan ini semua. “Termasuk kegiatan gotong-royong di Desa ini yang selalu dilakukan dalam suasana riang gembira. Semoga semangat ini terus terjaga dan dapat menjadi andalan serta ke depannya akan semakin luar biasa," sambung Bupati.

Ketua TP PKK sendiri berharap tidak muluk-muluk untuk monitoring dan evaluasi ini. “Paling tidak mendapat peringkat yang baik dan mohon dilihat kesungguhan masyarakat dalam mengelola ini semua," ucapnya.

Ny. Dewi juga mengungkapkan bahwa apa yang ada sekarang terlihat di Desa Perduhapen beranjak dari pembinaan yang dimulai dari nol. “Untuk itu sangat pantas kiranya memberi apresiasi kepada masyarakat atas semangat dan kerja kerasnya dalam mempersiapkan ini semua dan sungguh membanggakan karena sangat banyak inisiatif masyarakat dalam hal ini," tambahnya.

Ny. Dewi juga menyatakan bahwa TP PKK sangat mendukung Gertam Cabai termasuk sampai dengan hasil produksinya, baik berupa bahan mentah ataupun olahan. “Selain produk pangan dan sayuran, pada masing-masing rumah tangga di Desa Perduhapen juga memiliki kolam lele dan mereka berharap dapat pelatihan membuat produk Lele Asap. Semoga Desa Perduhapen dapat menjadi Desa Percontohan bagi Desa-desa lainnya dan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat,” jelasnya lebih lanjut sembari mengucapkan terima kasih kepada OPD di Kabupaten Pakpak Bharat yang banyak berperan memberikan bimbingan kepada Desa ini.

Tim Monev dari pusat juga berterima kasih karena diterima dengan baik di Desa Perduhapen. “Rasa penat karena jauhnya perjalanan, hilang sudah karena sambutan yang luar biasa," sebut Deny Hermansyah.

Beliau juga mengutarakan bahwa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Perduhapen termasuk dalam konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, di mana dengan pemanfaatan tanah pekarangan keluarga akan didapatkan produk konsumsi yang bergizi dan aman untuk keluarga atau dikenal dengan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) sehingga keluarga akan sehat, aktif dan produktif.

Rombongan selanjutnya dengan didampingi pihak TP PKK melakukan monitoring langsung ke lapangan untuk melihat bagaimana Gertam Cabai serta pemanfaatan lahan pekarangan oleh masyarakat ke rumah-rumah penduduk serta ke beberapa lahan KWT (Kelompok Wanita Tani) yang ada di Desa tersebut. (rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait