Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Baliho Rudi Bangun Dirusak OTK, Situasi Politik Langkat Tambah Panas

Tim Redaksi: Minggu, 08 Oktober 2017 | 19:04 WIB



Situasi politik di Kabupaten Langkat, tanpaknya terus memanas jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) priode 2018-2023. Setelah beberapa hari lalu mobil dinas ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) diduga dibakar Orang Tak Dikenal (OTK).


Kali ini sebuah baliho milik salah satu Bakal Calon (Balon) Bupati Langkat di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh tepatnya di Dsn VI Ds Suka mulia,  Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, dirusak orang tak dikenal (OTK), Sabtu (7/10).


Adalah baliho gambar Anggota DPR-RI Rudi Hartono Bangun SE MAP, yang dirusak OTK. Rudi, adalah salah satu Balon Bupati Langkat, yang akan ikut maju dalam pesta demokrasi nantinya.


Namun, pengerusakan Baliho gambar Bakal Calon (Balon) Bupati Langkat Periode 2018-2023, yang juga Anggota DPR-RI, H Rudi Hartono Bangun, SE, MAP, yang terpasang dipinggir Jalan lintas Medan-Banda Aceh, tepatnya di Dusun VI Desa Suka Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, menuai pro dan Kontra dari masyarakat.


Sebagian Masyarakat menilai bahwa pengrusakan itu di lakukan oleh Kompetitor, namun sebagian masyarakat lagi menilai pengrusakan itu sebagai Black Campaign untuk salah seorang Balon Bupati Langkat.


Putra misalnya, salah seorang warga Langkat ini menilai bahwa pengrusakan baliho yang di lakukan oleh OTK, adalah orang yang sengaja memperkeruh jalannya Pesta Demokrasi di Kabupaten Langkat.


"Pengrusakan itu sengaja memperkeruh jalannya pesta Demokrasi di Langkat. Gak Fair, masak ada baliho yang di rusak, setelah itu mereka pasang spanduk. Lucu ya, seperti Black Campaign untuk salah seorang Balon Bupati Langkat," ucap Putra, Minggu (8/10) sore.


Pengerusakan Baliho yang berada di Dusun VI Desa Suka Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, dilakukan oleh Orang Tidak Kenal (OTK), di lakukan cara memotong (gergaji) tiang besi Baliho.


Menurut Tim Pemenangan Rudi Hartono Bangun Center, pengerusakan Baliho tersebut bukan pertama kali ini saja, tetapi pernah terjadi juga diwilayah lainnya, seperti di Kecamatan Binjai dan Kecamatan Tanjung Pura.


Namun, atas kejadian tersebut, Pihak Rudi Hartono Bangun belum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Langkat, dan hal itu menjadi tanda tanya masyarakat.


"Kok gak di laporkan ya ke Polisi, kan udah jelas jelas ada pengrusakan," ucap Putra singkat.


Sementara itu, Camat Hinai, Nawawi, membenarkan adanya pengrusakan Baliho di Dusun VI Desa Suka Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Menurutnya, dirinya sudah menerima laporan tersebut dari Kepala Desa Suka Mulia.


"Tadi saya konfirmasi ke Kades, katanya betul, ada sebuah Baliho salah satu Balon yang di rubuhkan oleh orang tak di Kenal," ucap Nawawi.


Tidak hanya itu, Nawawi juga menghimbau kepada masyarakat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamaan lingkungan. "Kami menghimbau agar menjaga situasi tetap kondusif," harapnya.


Terpisah Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin, saat dihubungi via whats upps seolah enggan berkomentar. Hingga kini whats upps yang dilayangkan tak kunjung dibalas dan hanya dibaca saja.


Pengeruskan Baliho tidak hanya terjadi kali ini saja. Sebelumnya  juga pernah terjadi terhadap Gambar Balon Bupati Langka, Terbit Rencana PA.SE, (ketua DPRD Langkat) pada hari Minggu, 24 September 2017, sekira pukul 00.10 wib, yang dilakukan oleh OTK, di Pasar 3 simpang Tamaran, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, sesuai Laporan Polisi No.Pol : LP/32/IX/2017/Sek.Hinai tgl 24 September 2017.


Pengerusakan terhadap Baliho tersebut, seolah menandahkan bahwa suhu Politik di Wilayah hukum Polres Langkat sudah meningkat, sehingga perlu dilakukan antisipasi  dan tindakan Kepolisian.


Tidak hanya itu, tindakan Pengerusakan Baleho Gambar Balon Bupati langkat oleh OTK sebagai   upaya untuk menjatuhkan Salah satu Balon Bupati serta upaya Provokasi untuk terjadinya Konflik antar Bakal Calon Bupati Langkat.


Untuk itu, pihak pihak terkait perlu melakukan koordinasi dan Penggalangan dengan pihak Tim sukses masing masing Balon, agar tidak  terprovokasi dan dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang konsusif jelang dan selama pelaksanaan Pilkada 2018. (lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait