Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Tuntut Pengusaha PT.Atmindo Tbk Dipenjarakan, Puluhan Buruh Demo

Tim Redaksi: Selasa, 12 September 2017 | 13:54 WIB




Puluhan buruh Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Meta Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Deliserdang demo di depan perusahaan PT.Atmindo.Tbk dan Kantor DPRD Deliserdang pada Selasa (12/9).

Sebelumnya puluhan buruh ini berkumpul di depan pintu gerbang PT.Atmindo.Tbk di Jalan Sei Blumei, Desa Dagang Kelambir, Kecamatan Tanjung Morawa.

Dalam aksinya puluhan buruh ini menuntut agar pengusaha PT.Atmindo.Tbk ditangkap dan dipenjarakan karena diduga membayar upah pekerja (buruh) di bawah ketentuan serta melakukan pemberhangusan serikat (union busting) dengan memPHK pengurus/anggota PUK SPL-FSPMI PT.ATMINDO. Tbk.

Selain itu buruh juga menuding PT.Atmindo.Tbk tidak memberikan hak cuti dan hak normatif para pekerjanya. “Kami minta PT.Atmindo.Tbk memperkerjakan kembali sembilan pengurus/anggota PUK SPL-FSPMI PT.Atmindo.Tbk kebagian tempat mereka bekerja semula," ujar buruh.

Puluhan buruh ini juga meminta agar kasus -kasus dan permasalahan ketenagakerjaan PT.Atmindo.Tbk khususnya yang terjadi di Deliserdang segera diselesaikan. “Kami meminta kepada pengawas ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara segera menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan yang sudah berlarut-larut di PT.Sumatera Timberindo Indonesia, PT.Medan Raya Gas Abadi, PT.Kurnia Aneka Gemilang, PT.Girvi Mas Tjg Morawa, Labuhan, PT.Nusantara Jaya Plastik Namorambe. Selesaikan pembayaran THR Pekerja/buruh di PT.Medan Raya Gas Abadi, PT.Kurnia Aneka Gemilang," terang buruh.

Di kantor DPRD Deliserdan massa buruh diterima oleh protokol dan humas DPRD Deliserdang Buyung Hasibuan serta Staf Komisi B Aisyah dan Zulfan. Dihadapan massa buruh, Buyung Hasibuan menyampaikan telah terjadi kesalahan surat pemberitahuan kepada DPRD Deliserdang sehingga tidak ada jadwal untuk menerima massa buruh karena anggota DPRD.

Deliserdang ada kegiatan yang sudah terjadwal ke luar kota. “Buat surat baru dan akan disampaikan kepada dewan," kata Buyung.

Massa buruh pun menerima saran dan pendapat Buyung Hasibuan. Selanjutnya massa buruh meninggalkan kantor DPRD Deliserdang. Aksi buruh ini pun dikawal ketat personil kepolisian Polres Deliserdang.(walsa)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait