Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rumah Notaris Disatroni Perampok, Pembantu Disekap

Tim Redaksi: Senin, 04 September 2017 | 23:23 WIB



Suasana di Jalan Sei Batang Serangan, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, mendadak heboh, Senin (04/09/2017). Pasalnya, kawanan rampok menyatroni rumah notaris Belgiana Hutapea (48). Kawanan rampok juga menyekap pembantu didalam rumah tersebut.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 3 unit jam tangan merk Vostok, 2 unit jam tangan merk Gues, 2 buah cincin emas dan 1 hp merk Samsung J1 Ace," kata Kapolsek Medab Baru, Kompol Hendra Eko Triyulianto SIK SH MH.

Hendra Eko Triyulianto menuturkan, pemilik rumah (suami dan mertuanya Belgiana Hutapea) sedang tidak dirumah dan didalan hanya ada seorang pembantu, Agustina br Halawa (19). "Tiba-tiba datang seorang pelaku mengenderai sepeda motor Matic warna biru putih sendirian. Pelaku saat itu memanggil Tulang sambil menekan bel," jelas Hendra Eko.

Mendengar hal tersebut, terang Hendra Eko Triyulianto, pembantu yang sedang berada didalam kamarnya keluar dan menuju ke depan lalu melihat dari pintu besi. "Pembantu tersebut sempar berbincang-bincang dengan pelaku. Pembantu tersebut mengatakan kalau ada perlu, nanti saja karena sedang tidak ada orang didalam rumah," bebernya.

Dijelaskan Hendra Eko Triyulianto, pelaku tetap tak mau pulang dan ingin masuk ke dalam hanya ingib makan siang saja ke dalam. "Lalu pembantu tersebut pun membuka sedikit pintu besi. Pelaku pun menarik pintu besi dan masuk dan menanyakan berapa buah AC dan kulkas," ucapnya.

Kemudian, tambah Hendra, pelaku yang saat itu membawa obeng tespen lalu naik ke Lantai 2 dan masuk ke dalam kamar setelah terlebih dahulu mengancam pembantu tersebut. "Setelah itu korban menyatroni barang-barang milik korban dan keluar dari dalam rumah. Lalu pelaku pergi mengarah ke kiri mengarah Jalan Sei Bahorok," jelasnya.

Hendra Eko Triyulianto mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan dari saksi-saksi termasuk keterangan pembantu tersebut dan memeriksa rekaman kamera CCTV. "Sedang kita lidik dan periksa kasusnya," pungkasnya. (jh siahaan)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait