Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Rp 21,7 Triliun DD Huragi 2017 Untuk Infrastruktur Pedesaan

Tim Redaksi: Kamis, 14 September 2017 | 10:35 WIB

Camat Huragi, Abdul Rauf Hasibuan, ditemani Ketua TP PKK Huragi, Ny. Sakdiah Abdul Rauf,

Akumulasi jumlah dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD), yang diterima sebanyak 31 desa di Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas) di tahun 2017 mencapai sedikitnya sebesar Rp 21,7 triliun.

Dengan persepsi, rata-rata setiap desa di kecamatan ini mengelola akumulasi DD dan ADD tahun 2017sebesar Rp 700-an juta.

"Pengelolaan DD dan ADD di Kecamatan Huragi, didominasi untuk pembangunan infrastruktur pedesaan," sebut Camat Huragi, Abdul Rauf Hasibuan, ditemani Ketua TP PKK Huragi, Ny. Sakdiah Abdul Rauf, ditemui wartawan, Kamis (14/9/2017).

"Untuk tahap awal, baru sebesar 60% dananya yang baru diterima dan sudah dikelola oleh masing-masing desa. Saat ini, dari alokasi yang 60% tersebut, kegiatan pembangunan di desa sudah rampung 100%," ujarnya.

Kegiatan pembangunan infrastruktur pedesaan yang dominan dilaksanakan, terangnya, seperti pembuatan jalan rabat beton, pembukaan akses jalan pertanian, perkerasan badan jalan, plat decker, jembatan pembangunan gedung serba guna, pembangunan gesung polindes, sarana air bersih/MCK desa.

"Selain itu, dari 31 desa di Huragi, ada 19 desa yang membuat Bumdes dari sumber DD tahun 2017. 15 desa diantaranya sudah penyertaan modal untuk Bumdes dan 4 desa lagi masih tahap pendirian Bumdes. Juga ada kegiatan pembinaan masyarakat dan TP PKK di desa tentunya," paparnya.

Sambil menunggu proses pencairan tahap kedua yang 40%, kata Rauf, saat ini sedang dilakukan evaluasi pengelolaan dana desa dari Tim Evaluasi Dinas Pemdes-Pemmas, bersama dari unsur inspektorat, kejaksaan, kepolisian dan TNI.

"Evaluasi pengelolaan DD tahap awal yang 60% itu, sudah dimulai di kecamatan kami ini pada hari selasa (12/9/2017) kemarin. Dimulai dari Desa Ujung Batu 1 sampai Desa Ujung Batu 5, hingga seluruh desa di kecamatan ini selesai dievaluasi," jelasnya.

Setelah proses evaluasi sudah selesai, lanjutnya, pihak desa akan membuat SPJ yang tahap awal 60% dibuat, untuk bisa mencairkan DD dan ADD tahap kedua yang 40% lagi.

"Sejauh ini, belum ada persoalan dan masalah yang muncul pada pengelolaan DD dan ADD tahun 2017 di Kecamatan Huragi," tutupnya.(pls-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait