Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

PTPN II Telah Bersihkan 80 Hektar Lahan Eks Kebun Kwala Bekala

Tim Redaksi: Kamis, 07 September 2017 | 17:46 WIB

Masyarakat Masih Ada Komplain



Selama 35 hari, areal lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang diklaim PTPN II Tanjung Morawa Wilayah Bekala, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu, telah dibersihkan seluas 80 hektar.

Seperti penuturan Manajer Operasional Nusa Dua Bekala, Guntur Ginting kepada wartawan, Kamis (7/9) Jam 15.00 Wib. Dijelaskannya lagi,"pembersihan lahan tersebut dimulai dari 19 Juli 2017, di Agustus kemarin, ada lima hari pembersihan dihentikan karena masyarakat mengatas namakan Masyarakat Ulayat Sibayak Laucih menuntut pekerjaan dihentikan sebelum ditinjau Komisi A DPRDSU," ujar Guntur.

Pihaknya saat ini masih membersihkan areal lahan pertanian seperti jagung dan lainnya yang telah dipakai warga. Sementara, rumah warga yang telah dibangun dengan kondisi semi permanen maupun permanen, belum dirubuhkan sama sekali.

"Bangunan yang telah dirubuhkan di areal lahan bukan milik warga, tapi punya PTPN. Abang lihat saja sekarang, rumah yang dibangun oleh warga ada yang dirubuhkan? Tak ada," kata Guntur yang mengaku sedang berada di Laucih.

Dia juga mengakui, jika masyarakat masih ada yang komplain soal ganti rugi tanaman. "Ya ada yang komplain soal ganti rugi tanaman. PTPN II sudah membayar ganti rugi tanaman kepada 27 orang, dalam minggu ini akan dibayarkan lagi ganti rugi tanaman kepada 30 orang," jelas Guntur.

Pantauan wartawan, lahan yang telah dibersihkan pekerja dengan menggunakan alat berat buldozer, langsung dipasang plang bertuliskan "Tanah Ini Milik PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa Sertifikat HGU Nomor 171 Berlaku 2009-2034". Sedangkan rumah ibadah seperti GBKP, Mesjid dan Kuil yang berada di lahan tersebut tetap berdiri kokoh.

Kegiatan pembersihan ini tetap dikawal Polri dari Sat Brimobdasu, Shabara, dan Polsek Pancurbatu yang dikomandoi langsung Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Meliala Sik,SH.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Choky Sentosa Meliala Sik,SH mengatakan pihak PTPN II masih meminta pengawalan ke Polrestabes Medan untuk membersihkan areal lahan Bekala. "Ya, sprin diperpanjang setelah lima hari kerja. Jumlah anggota Polri diturunkan seperti sebelumnya yaitu 300 orang," katanya. (roy)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait