Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pria Ini Selundupkan Sabu di Celana Dalam, tapi Ketahuan Juga

Tim Redaksi: Selasa, 05 September 2017 | 14:23 WIB




Personel Sat Res Narkoba Polres Langkat mengamankan salah seorang penumpang bus angkutan umum PT Aceh Tengah BL-7460 GB. Tersangka ditangkap karena menyimpan sabu di celana dalamnya, Selasa (5/9).




Tersangka Mar (30) warga Desa Paya Demam SA Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, kini sudah mendekam di sel tahanan Polisi.



Penumpang kendaraan tersebut yang mengaku sebagai kurir ditangkap saat petugas menggelar sweping guna mengantisipasi melintasnya dan masuknya narkoba, didepan pos lalu lintas Sei Karang Desa. Kuala Begumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.



" Tersangka pembawa sabu mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan narkoba didalam celana dalamnya. Namun berkat kesigapan kita pelaku dapat kita amankan da kini sudah kita tahan," ujar Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin melalui Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Supriyadi Yantoto, ketika dikonformasi wartawan di Mapolres Langkat, Stabat.




Dijelaskannya, polisi sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang penumpang menggunakan bus angkutan umum, yang dari Aceh menuju Medan diduga kuat membawa narkotika jenis sabu.



Selanjutnya, sambung Kasat, personel Sat Narkoba bersama Satuan Lalu lintas yang berada di Pos Sei Karang melakukan razia di lokasi tersebut. Saat kendaraan itu melintas, petugas langsung menghentikannya dan meminta kepada sopir agar memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang ada di dalam.



Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap semua penumpang, petugas menemukan pria mencurigakan didalam bus tersebut. Saat diperiksa dan menggeledahnya petugas menemukan barang bukti diatas yang disembunyikannya di dalam celana dalamnya.



Kepada petugas, tersangka yang mengaku sebagai kurir dan dijanjikan uang Rp5 juta jika berhasil mengantarkan sabu yang dibawanya dari Lhok Nibung Aceh Timur ke Palembang



" Pengakuan kurirnya saat kita interogasi, dia akan memperoleh upah mengantar sebesar lima juta ke tempat yang dituju, namun dia belum menerima satu rupiahpun dan dijanjikan akan dibayar di Palembang, " tegasnya.(lkt-1)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait