Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pesta Oang-oang 2017 Resmi Dibuka Bupati Pakpak Bharat

Tim Redaksi: Rabu, 06 September 2017 | 15:33 WIB

Pesta Oang-oang 2018 Resmi Dibuka Bupati Pakpak Bharat


Riuh genderang Pakpak yang ditabuh Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, di panggung acara bersama Wakil Bupati, Ir. H. Maju Ilyas Padang, Ka. Kejari Dairi, Johnny William Pardede, SH, M.Hum, Ketua PN Sidikalang, Mangapul Saragi, SH, MH, Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, S.Th, dan Direktur Pemasaran BODT (Badan Otorita Danau Toba) Kementerian Pariwisata, Basar Simanjuntak, menandai secara resmi dibukanya Pesta Oang-oang tahun 2017, di Lapangan Napasengkut, Salak, Rabu (06/09).

Di hadapan para undangan yang hadir, antara lain Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Ketua TP PKK, Ny. Dewi Remigo bersama Wakil Ketua TP PKK, Ny. Hj. Idahliani MI Padang, pimpinan BUMN dan instansi vertikal, perwakilan Kabupaten tetangga, serta seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, Bupati Remigo menyatakan bahwa walaupun Kabupaten Pakpak Bharat tidak bersentuhan secara langsung dengan Danau Toba, tetapi memiliki peran yang sangat vital.

“Jelas sekali bahwa eksistensi Kabupaten Pakpak Bharat menjadi penyedia air bagi Danau tersebut melalui keberadaan mata air dari hutan-hutan yang mendominasi wilayah ini. Jadi Kabupaten Pakpak Bharat hadir bukan sebagai pelengkap penderita dan kita mendapat kehormatan memasukkan Pesta Oang-oang dalam Calendar of Event Pariwisata Danau Toba, yang dimasukkan dalam event nasional,” jelas Bupati.

Tak lupa Bupati menyampaikan terima kasih kepada para pemuka adat dan pemerhati kebudayaan atas peran besarnya menyukseskan pesta budaya ini, termasuk kepada pihak BODT. “Terkhusus kepada DPRD Kabupaten Pakpak Bharat yang begitu concern terhadap persoalan adat dan budaya, sehingga person-personnya ada yang terlibat begitu aktif menyukseskan acara ini,” sebutnya.

Kepada BODT dan Kementerian Pariwisata, Bupati Remigo memohon agar ada perhatian lebih terhadap perkembangan pariwisata di Kabupaten ini. “Kami tidak hanya semata-mata penyuplai air untuk Danau Toba, tetapi kami banyak memiliki potensi wisata alam yang belum terkelola dengan baik dan membutuhkan sentuhan-sentuhan orang pintar dari ibukota sehingga kami juga dapat mendukung program Presiden Joko Widodo dalam industri pariwisata dengan target 20 juta wisatawan ,” ucapnya lebih lanjut.

Diuraikan juga oleh Bupati bahwa kegiatan Pesta Oang-oang sudah dimulai beberapa minggu sebelumnya ditingkat Kecamatan dan para pemenang perlombaan di Kecamatan melanjutkannya di Kabupaten ini. “Yang sungguh membanggakan bahwa peserta perlombaan banyak diikuti oleh generasi muda dan anak-anak. Ini sangat bernilai positif karena mereka berarti tidak lupa akan akar budayanya,” urai Bupati sembari mengajak seluruh masyarakat bahu-membahu dan mengembangkan diri serta melihat ke depan dalam menangkap peluang melalui kepariwisataan.

Senada dengan Bupati, Direktur Pemasaran BODT, Basar Simanjuntak juga menyebutkan bahwa hidup dan matinya Danau Toba tergantung dari Kabupaten Pakpak Bharat. “Walaupun Pakpak Bharat tidak memiliki pantai Danau Toba, tetapi tetap merupakan suatu kesatuan,” ungkapnya. Tak lupa beliau mengajak seluruh masyarakat bekerja keras sehingga pada tahun mendatang Pesta Oang-oang menjadi destinasi tersendiri.

Pada kesempatan ini juga dilakukan ritual ‘Menggustung Api’, yaitu sebuah ritual dimulainya kegiatan ada di mana Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, dalam hal ini Bupati, diposisikan sebagai ‘anak brru’ atau pelayan dalam sebuah pesta. Bupati bersama para pejabat lainnya secara simbolis melakukan penyalaan api sekaligus meletakkan periuk sebagai ritual memulai pekerjaan di dalam sebuah perayaan. Pasca ritual ‘Menggustung Api’ diikuti dengan sendra tari ‘Tatak Menjabet’, yang menggambarkan bagaimana proses menumbuk padi untuk dijadikan beras dengan beragam pernak-perniknya serta disambung atraksi ‘Moccak’ atau pencak silat khas Pakpak.

Acara juga diisi dengan penyerahan piala bergilir dari juara umum perlombaan Pesta Oang-oang tahun lalu, yaitu Kecamatan Salak kepada Bupati Pakpak Bharat untuk diserahkan kepada Panitia. Ketua Panitia, Bambang S. Banurea, juga memberikan cendera mata kepada Direktur Pemasaran BODT, dengan disaksikan Bupati beserta undangan lainnya.

Rangkaian acara Pesta Oang-oang pada hari ini juga diisi dengan lomba musik tradisional Pakpak ‘Kalondang, Lomba Nahu atau Cerdas-cermat khas Pakpak, dan Perlombaan Nder-nder atau lawak Pakpak, setelah sehari sebelumnya juga dilakukan perlombaan Persinabul, yaitu kegiatan berbicara dalam adat, Lomba Vocal Group dan Lomba Tari Kreasi Baru, yang diikuti oleh seluruh Kecamatan se-Kabupaten Pakpak Bharat. Pada malam harinya juga digelar beragam hiburan yang diisi artis-artis dari setiap Kecamatan.

Besok masih ada berbagai acara, antara lain perlombaan Karnaval yang diiringi penyerahan ‘Luah’ (oleh-oleh atau cendera mata) khas masing-masing wilayah dan beragam atraksi lainnya seperti Moccak dan Tari Kolosal. (rel)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait