Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Penambangan Pasir Gunung Diduga Picu Jalan Sosopan Longsor

Tim Redaksi: Senin, 18 September 2017 | 16:12 WIB

Lokasi penambangan pasir gunung di pinggir Jalan Provsu Sosopan-Sibuhuan, di sekitar Desa Hulim dan Desa Sianggunan, Kecamatan Sosopan.





Kegiatan penambangan pasir gunung yang dilakukan warga di sekitar Desa Hulim dan Desa Sianggunan di Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga kuat sebagai penyebab longsornya badan jalan lintas Provsu via Sosopan-Sibuhuan.

Kepada wartawan, Senin (18/9/2017), Kasi Pemeliharaan Rutin UPTD Binamarga Gunung Tua, Hasian Dasopang meminta, kepada warga setempat supaya menghentikan aktivitas penambangan pasir di lokasi pegunungan dekat Jalinsum tersebut.

"Kami juga berharahap kerjasama yang baik dari dua kepala desa, yakni Kepala Desa Hulim dan Kepala Desa Sianggunan, agar dapat memberikan pengarahan ataupun pengertian tentang ancaman bahayanya kegiatan penambangan pasir gunung di sekitar jalan lintas Provsu Sosopan-Sibuhuan, bagi pengguna jalan," ujarnya.

Memang, sepengetahuan Hasian, lokasi penambangan pasir gunung itu, milik para penambang itu sendiri. Karena memang tanah tersebut milik warga setempat.

"Tetapi, dampak buruk bila penambangan pasir masih terus dilakukan oleh warga, kami sangat khawatir terjadinya longsor hingga menutupi badan jalan di musim hujan saat ini. Untuk itu kami meminta kepada warga, agar segera menghentikan penggalian pasir gunung itu," tegas Hasian.

Menyikapi hal ini, satu tokoh pemekaran Kabupaten Palas, Bonardon Nasution menyatakan, ia turut mendukung agar kegiatan penambangan pasir gunung itu segera dihentikan.

"Apabila warga pemilik tanah tidak bisa menhentikannya, kami berharap pemerintah desa dari kedua desa itu, ataupun pemerintah kecamatan, supaya memfasilitasi kegiatan warganya dalam melakukan penambangan pasir, agar tidak terjadi longsor hingga menutupi badan jalan," pintanya.

"Disatu sisi kita sangat miris melihatnya. Karena kegiatan itu sangat merusak lingkungan dan mengancam keselamatan pengguna jalan apabila terjadi longsor," tambahnya.

Sayangnya, sampai berita ini dirilis, wartawan belum berkesempatan menemui Kepala Desa Hulim, Tarmizi dan Kepala Desa Sianggunan, Raja Sahlan Nasution, Kecamatan Sosopan, untuk dikonfirmasi.(pls-1)



Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait