Sumut

Nasional

Dunia

Peristiwa

Pasca Idul Adha, Harga Cabai di Paluta Melambung di Kisaran Rp50.000 per Kg

Tim Redaksi: Sabtu, 02 September 2017 | 12:12 WIB


Pasca Hari Raya Idul Adha 1438 H, harga eceran cabai merah di seputaran pedagang Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tembus hingga Rp50 ribu per kilogram, Sabtu (2/9/2017).

Salah satu pedagang cabai merah di Pasar Gunung Tua, Boru Gultom mengatakan, harga cabai merah mencapai Rp50 ribu/kg baru terjadi di hari Sabtu ini. Padahal, sehari sebelumnya harga eceran cabai merah masih di kisaran Rp28 ribu /kg - 30 ribu/kg. "Harga eceran cabai merah baru naik  hari ini sampai Rp50 ribu / kg. Semalam masih Rp28 ribu/ kg, bang," ungkapnya seraya menambahkan, para pengunjung masih ramai membeli cabai dagangannya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang cabai lainnya, Boru Harahap. Katanya harga eceran cabai mencapai Rp50 ribu / kg akibat dari langkanya barang cabai merah dari tengkulak. Dia menduga adanya permainan para pedagang cabai yang sengaja menaikkan harga cabai. Saat ini, tambahnya lagi, harga cabai merah pada tengkulak berkisar Rp38 ribu/kg.

"Tadi pagi saya beli cabai pada tengkulak baru Rp38 ribu/kg. Saya jual cabai merah hanya Rp43 ribu/kg. Memang tadi ada ibu-ibu yang bilang di pedagang cabai lainnya udah ada yang menjual cabai merah sampai Rp50 ribu / kg. Saya akui memang cabai merah langka. Tapi kalo harga eceran cabai sampai Rp50 ribu / kg sudah mengada-ada itu," ungkapnya.

Salah seorang pembeli, Fita mengaku kaget dengan melonjaknya harga cabai merah tersebut. Namun karena cabai merupakan kebutuhan yang sangat perlu untuk berbagai menu masakan daging kurban pasca Lebaran Idul Adha, jadi dirinya mau tak mau harus membelinya juga.

"Saya kaget hari ini harga cabe merah di Pasar Gunung Tua mahal hingga mecapai Rp50 ribu/ kg. Informasi dari teman saya di Sidempuan, harga cabe cuman Rp35 ribu/ kg di sana. Tapi gimana lagi? Mau tak mau saya beli lah bang. Mau masak rendang daging kurban semalam gak mungkin gak pake cabai," ungkapnya dengan kesal.


Ketika redaksi berusaha menghubungi Camat Padang Bolak terkait melonjaknya harga cabai merah tersebut, tak kunjung berhasil. Selulernya tak dapat dihubungi.(GNP)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru

Berita Terkait